Ada Peran Pelatih Indonesia Irwansyah di Balik Keberhasilan PV Sindhu Akhiri Puasa Gelar Hampir 2 Tahun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Ada Peran Pelatih Indonesia Irwansyah di Balik Keberhasilan PV Sindhu Akhiri Puasa Gelar Hampir 2 Tahun

Pusarla V Sindhu berbareng pembimbing Irwansyah usai juara Japan Open 2026. (Foto: Instagram/pvsindhu)

TOKYO — Dahaga gelar juara nan dialami tunggal putri India, Pusarla Venkata (PV) Sindhu, akhirnya terhenti secara emosional pada babak final Japan Open 2026, Minggu 19 Juli 2026. Menariknya, ada peran pembimbing asal Indonesia, Irwansyah, nan membantu Sindhu merebut lagi gelar juara usai puasa selama nyaris dua tahun.

Sindhu sukses menyabet gelar juara di turnamen super 750 tersebut usai menundukkan wakil tuan rumah, Akane Yamaguchi, lewat permainan lurus dua gim langsung 21-17, 21-17 di Tokyo Metropolitan Gymnasium. Kemenangan di Japan Open 2026 ini menjadi trofi pertama Sindhu sejak terakhir kali naik podium tertinggi di Syed Modi International pada Desember 2024.

Pencapaian manis ini sekaligus mengukir sejarah baru, menjadikan Sindhu sebagai pebulu tangkis tunggal putri India pertama nan sukses menjuarai Japan Open. Namun, di kembali selebrasi dan air mata haru pebulu tangkis berumur 31 tahun tersebut, ada peran vital pembimbing asal Indonesia, Irwansyah Adi Pratama.

Kehadiran Irwansyah di jejeran kepelatihan sejak 2025 terbukti menjadi pembeda utama dalam mengembalikan performa garang nan sempat lenyap dari style bermain Sindhu.

1. Pesan Sederhana Irwansyah

Laga final menundukkan Yamaguchi, melangkah penuh tekanan tinggi. Di tengah ketegangan lapangan, petunjuk dan ketenangan nan ditiupkan Irwansyah dari pinggir lapangan menjadi kunci utama Sindhu untuk tetap melangkah stabil hingga akhir laga.

 Instagram/pvsindhu) PV Sindhu berbareng Irwansyah. (Foto: Instagram/pvsindhu)

"Pelatih saya terus mengatakan kepada saya, ‘Tidak apa-apa, konsentrasi saja pada poin berikutnya.’ Jadi, saya melupakan apa nan telah terjadi dan konsentrasi pada poin berikutnya. Menurut saya, itulah nan menjadi pembeda,” ujar Sindhu mengutip dari India Today, Senin (20/7/2026).

Berkat pengarahan tersebut, pemain ranking 10 bumi ini bisa mengontrol permainannya secara disiplin. Sindhu tidak hanya mengandalkan smes tajam, tetapi juga sukses meminimalkan kesalahan sendiri serta meningkatkan kualitas pergerakannya dalam menghadapi reli-reli panjang.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com