555 PNS Angkatan Pertama IKN Dilantik

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Pelantikan PNS angkatan pertama IKN. Dok: Otorita IKN

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono melantik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) angkatan pertama Otorita IKN. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah serta pengangkatan pada kedudukan fungsional ini digelar di Taman Kusuma Bangsa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Senin (8/6/).

Basuki mengatakan, pelantikan tersebut menjadi tonggak krusial dalam perjalanan Otorita IKN lantaran untuk pertama kalinya Otorita IKN mempunyai aparatur sipil negara nan direkrut dan dibina secara unik untuk mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di Nusantara.

Sebanyak 555 CPNS nan dilantik menjadi PNS berasal dari beragam latar belakang wilayah dengan rentang usia 20 hingga 35 tahun. Dalam kesempatan tersebut, melantik 494 pegawai dalam pengangkatan pertama ke Jabatan Fungsional, serta melantik 6 pegawai dalam rangka kenaikan jenjang dan perpindahan kedudukan fungsional

Basuki menegaskan, para pegawai nan dilantik tidak boleh memandang diri hanya sebagai pegawai nan bekerja di Otorita IKN, melainkan sebagai bagian dari identitas dan semangat nan dibangun lembaga tersebut.

“Jangan hanya bekerja sebagai PNS nan bekerja di Otorita, tetapi jadilah orang Otorita. Anda kudu bekerja sebagai insan Otorita, bukan hanya pekerja di Otorita,” kata Basuki.

Menurut Basuki, tantangan membangun IKN tidak hanya berangkaian dengan pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan ekosistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat di ibu kota baru. Karena itu, dia meminta para ASN baru menginternalisasi empat karakter utama sebagai insan Otorita IKN.

Karakter pertama adalah kuat lantaran mempunyai kompetensi. Basuki menilai keahlian teknis dan ahli menjadi modal utama dalam menghadapi beragam tantangan pembangunan IKN pada masa mendatang.

“Membangun IKN tidak gampang. Tantangannya tidak hanya membangun gedung-gedung, tetapi juga membangun kehidupan masyarakat nan bakal terus berkembang. Karena itu kita kudu kuat lantaran kompeten,” ujarnya.

Karakter kedua adalah keberanian nan lahir dari integritas. Di hadapan para pegawai nan baru diambil sumpahnya, Basuki mengingatkan bahwa sumpah kedudukan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral nan kudu dijaga sepanjang masa pengabdian.

Pelantikan PNS Otorita IKN.

Ia mengatakan, keberanian seorang ASN tidak diukur dari kekuatan fisik, melainkan dari kemampuannya mempertahankan integritas dalam menjalankan tugas dan mengambil keputusan.

Karakter ketiga adalah loyalitas profesional. Menurut Basuki, loyalitas ASN kudu ditujukan kepada profesi, tugas, dan amanah nan diemban, bukan kepada perseorangan tertentu.

“Loyal pada profesinya, bukan loyal pada perseorangan pimpinan. Anda kudu mempunyai professional loyalty,” katanya.

Adapun karakter keempat adalah keahlian untuk berinovasi. Basuki menilai pembangunan IKN memerlukan aparatur nan bisa berpikir kreatif, berimprovisasi, dan menghasilkan terobosan dalam menghadapi persoalan nan terus berkembang. “Tanpa inovasi, hidup kita bakal sunyi,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan