5 Calon Manajer Kopdes Wafat, Kemhan Tegaskan Tak Ada Aktivitas Berat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Peserta Diklat SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan mengikuti upacara pembukaan diklat, Juni 2026. Foto: IG/@puskompetensi_bela_negara

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa pendidikan dan training dasar (diklatsar) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) tidak memuat aktivitas bentuk berat. Hal itu disampaikan menyusul adanya lima peserta nan dilaporkan meninggal bumi selama mengikuti program pendidikan.

Kapus Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda menjelaskan bahwa tahapan awal pendidikan difokuskan pada pembentukan disiplin dan karakter melalui program bela negara alias national building.

"Di mana proses latihan ini alias pendidikan ini ada proses dari tahap pertama adalah penanaman disiplin alias national building melalui bela negara," ujar Brigjen Hengki dalam konvensi pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (27/6).

Hengki menerangkan, aktivitas bentuk nan diberikan kepada peserta tetap berada dalam kategori ringan, seperti senam, jalan kaki, peraturan baris-berbaris (PBB), dan Peraturan Penghormatan Militer (PPM).

Sebagian peserta Diklat SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, Juni 2026. Foto: Instagram/@kolatkoarmada1

"Di mana kegiatan-kegiatan bentuk sesuai dengan nan sudah dilaksanakan itu adalah senam, kemudian jalan, PBB, dan PPM. Jadi belum ada aktivitas nan memang menentukan aktivitas bentuk berat," katanya.

Menurut Hengki, seluruh rangkaian pendidikan dirancang secara berjenjang dan berjenjang sebelum peserta memasuki materi inti mengenai pengelolaan koperasi dan kampung nelayan.

"Proses ini dilaksanakan secara berjenjang dan bertingkat dan berlanjut. Kemudian dihadapkan dengan aktivitas national building ini juga baru bersambung kelak ke manajerialnya secara paralel ialah materi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih nan diampu oleh Kementerian Koperasi, kemudian manajerial KNM-P Kampung Nelayan Merah Putih nan diampu oleh Kementerian Kelautan," jelasnya.

Lebih jauh, dia menegaskan seluruh tahapan pendidikan telah disusun secara sistematis agar peserta dapat mengikuti proses pembelajaran sesuai keahlian dan tahapan nan telah ditetapkan.

"Sehingga ini merupakan proses nan memang bersambung secara bertahap, bertingkat, dan bersambung itu tadi," tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan