43 Pemburu Babi Hutan Diperiksa Usai Bocah Tewas Diserang Anjing di Bogor

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Bogor -

Bocah laki-laki berumur 9 tahun tewas diserang anjing pemburu babi rimba di Jasinga, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Sebanyak 43 pemburu babi nan berada di sekitar letak kejadian diperiksa Polsek Jasinga.

"Ini kebetulan pemburunya udah kita amankan sekitar 43 orang. Iya pemburu babi rimba betul. Jadi memang mereka memburu babi hutan, nah memburunya ini membawa anjing, jadi babi hutannya dikejar sama anjing-anjing itu," kata Kapolsek Jasinga AKP Agus Hidayat, Senin (8/6/2026).

Agus mengatakan, saat ini kasus bocah tewas digigit anjing pemburu rimba tersebut dilimpahkan ke Polres Bogor. Agus menyebut, berasas keterangan warga, perburuan babi rimba menggunakan anjing sering dilakukan. Pemburunya datang dari luar wilayah Jasinga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama memang sebenarnya di kampung itu sudah biasa, mereka sudah terbiasa melepaskan anjing untuk perburuan babi liar dan memang mereka tidak mengecek langsung kondisi medan nan ada, bahwa di medan alias di letak ada anak nan sedang mancing itu," kata Agus.

Diketahui sebelumnya, seorang anak laki-laki berumur 9 tahun ditemukan tewas dengan luka di kepala dan leher di rerumputan Jasinga, Kabupaten Bogor. Korban diduga tewas lantaran digigit anjing pemburu babi pada Minggu (7/6) siang. Saat kejadian, korban sedang memancing berbareng temannya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Bogor memeriksa 57 orang mengenai kasus bocah berumur 9 tahun tewas digigit anjing pemburu babi di Jasinga, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Selain itu, polisi mengamankan 21 unit mobil nan digunakan mengangkut anjing pemburu babi.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto ikut terjun langsung mengawal penanganan kasus tersebut. Wikha memastikan penanganan kasus tersebut dilakukan secara transparan. Ia mengimbau masyarakat, khususnya penduduk Jasinga, untuk tetap tenang dan tidak memperkirakan liar di media sosial, lantaran penanganan perkara terukur secara norma ataupun medis.

"Seluruh peralatan bukti kendaraan, pemeriksaan 57 orang, hingga uji laboratoris terhadap ratusan hewan ini menjadi injakan kuat bagi interogator untuk mengusut tuntas perkara secara ahli dan transparan. Kami minta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada petugas dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah," kata Wikha.

(mea/mea)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News