Program tersebut, kata Maruarar, bakal mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak 400 ribu rumah untuk direnovasi.
"Tahun ini semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapatkan program bedah rumah dari Bapak Presiden Prabowo. Ini program nan sangat signifikan dan bakal menggerakkan ekonomi dan juga bakal berkeadilan," lanjutnya.
Dalam rapat tersebut, menurut Maruarar, Presiden turut memberikan pengarahan agar pemanfaatan lahan negara, khususnya nan berada di area strategis perkotaan dioptimalkan untuk pembangunan rumah susun.
Lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk sektor perkeretaapian turut diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan kediaman masyarakat.
"Jadi gimana lahan-lahan negara ini bisa dikelola untuk perumahan rakyat. Nanti dikombinasi juga untuk masyarakat berpenghasilan rendah, juga nan menengah, agar ada kombinasi," katanya.
Lebih lanjut, Maruarar menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan ini nantinya tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di sejumlah wilayah lainnya seperti Bandung. Menurutnya, pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah lahan potensial untuk pembangunan kediaman tersebut.
"Atas pengarahan Presiden Prabowo, hasil beliau turun ke lapangan dua minggu lampau di wilayah Senen, itu sudah mulai dibangun di area Jalan Kramat, itu saya berbareng Pak Doni, pengarahan Pak Rosan juga, sekitar 300 rumah di area Senen. Kemudian juga sedang dipersiapkan oleh kereta api, KAI, 500 rumah berikutnya nan bakal segera diproses. Kalau nan di Senen itu bakal jadi 15 Juni, berfaedah dua bulan lagi, 15 Juni 2026," jelas Maruarar.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·