
Tersangka pencemaran nama baik, Roy Suryo (foto: tangkapan layar)
JAKARTA - Tersangka pencemaran nama baik, Roy Suryo, mengaku mempunyai peran di kembali kitab berjudul Gibran End Game nan ditulis Rismon Hasiholan Sianipar. Namun, Roy menyebut Rismon tidak pernah mengakuinya.
Menurut Roy, dirinya kerap memberikan bahan penelitian agar kitab tersebut bisa ditulis hingga akhirnya terbit.
"Dia enggak pernah ngaku. Banyak sekali bahan nan dia dapat dari saya juga," ujar Roy Suryo dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (21/4/2026).
Roy kemudian mengungkap salah satu bahan penelitian nan dia klaim turut disumbangkan adalah temuannya saat berbareng Ikhsan Katonde. Ia menyebut dirinya nan menemui Ikhsan di Australia.
"Buku Gibran End Game, itu bahan penelitian Australia-nya dari siapa? nan pergi ke Australia siapa?" kata Roy.
"Yang ketemu Ikhsan Katonde itu saya. Saya nan berangkat ke luar negeri," sambungnya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·