Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 10 Juni 2026 |19:18 WIB

Menekan praktik pikulan Over Dimension Over Load (ODOL) serta mendukung sasaran Zero ODOL 2027. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) anak upaya Krakatau Steel menyiapkan jasa konektivitas logistik melalui moda kereta api dan kapal laut guna menekan praktik pikulan Over Dimension Over Load (ODOL) serta mendukung sasaran Zero ODOL 2027 nan dicanangkan pemerintah.
Direktur Utama KBS Noor Fuad menjelaskan, perusahaan bakal mengoptimalkan jalur pengedaran peralatan dari area industri menuju sejumlah wilayah tujuan seperti Semarang dan Surabaya melalui transportasi multimoda. Langkah ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada pikulan jalan nan selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan dan kerusakan infrastruktur.
"Kami bakal menyiapkan konektivitas ke Surabaya menggunakan kereta api dan kapal laut, baik kapal Roro maupun kapal kargo. Dengan begitu, kepadatan lampau lintas di jalan tol maupun jalan arteri nan selama ini cukup tinggi dapat dikurangi," ujar Noor Fuad, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, penerapan strategi ini tidak perlu menunggu hingga 2027. KBS bakal mulai menjalankan pengembangan jasa secara berjenjang sembari membangun pasar dan memperkuat kerjasama dengan para mitra usaha.
Melalui skema tersebut, beragam jenis muatan seperti baja, general cargo, pakan ternak, bahan pangan, hingga peti kemas dapat diangkut menggunakan kereta api maupun kapal laut dengan biaya nan kompetitif.
Noor menjelaskan, selain mendukung kelancaran pengedaran logistik nasional, pemanfaatan moda transportasi kereta api dan kapal laut juga memberikan faedah dari sisi lingkungan lantaran bisa menekan emisi dibandingkan penggunaan pikulan darat secara berlebihan.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·