Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi menutup total seluruh akses kunjungan wisata ke area Gunung Bromo, Jawa Timur, mulai Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB. Langkah ini diambil menyusul kebakaran rimba dan lahan di area wisata Gunung Bromo.
Kebakaran di area Gunung Bromo pertama kali terdeteksi pada Senin (3/8) lalu. Namun, kondisi cuaca dan angin kencang membikin kobaran api susah dikendalikan nan menakut-nakuti area vegetasi di sekitarnya.
Penutupan ini bertindak untuk seluruh pintu masuk menuju area Bromo, meliputi pintu Cemorolawan (Kabupaten Probolinggo), Wonokitri (Kabupaten Pasuruan), Jemplang dan Coban Trisula (Kabupaten Malang), serta pintu masuk Senduro (Kabupaten Lumajang).
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa penutupan ini diambil demi mengutamakan keselamatan para visitor sekaligus memfokuskan seluruh upaya petugas di lapangan memadamkan api.
"Kebijakan ini kami ambil dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan para pengunjung," ujar Rudijanta dalam keterangan resminya, Sabtu (8/8).
Rudijanta menyampaikan bahwa penutupan bakal berjalan sampai pemisah waktu nan belum ditentukan.
Bagi visitor nan sudah membeli tiket secara online untuk tanggal selama masa penutupan, pihak pengelola bakal menjadwalkan ulang hingga waktu nan belum bisa ditentukan.
"Bagi visitor nan sudah melakukan pembelian tiket masuk melalui aplikasi booking online untuk kunjungan selama masa penutupan, bakal diberi kesempatan untuk penjadwalan ulang (reschedule) alias pengembalian duit (refund), dengan melengkapi blangko nan disampaikan melalui admin aplikasi," ucapnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan aktivitas area Gunung Bromo.
"Mengimbau kepada masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata, agar tidak melakukan aktivitas wisata di area TNBTS dan tetap menjaga area TNBTS dari kebakaran rimba dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama," ujarnya.
Sementara itu, per hari ini, Sabtu (8/8), luasan area nan terdampak kebakaran di area Gunung Bromo mencapai sekitar 176,20 hektare.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan kobaran api sekarang mulai merambat ke area tebing wilayah Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
"Berdasarkan hasil pemantauan, api mulai meluas ke sisi timur dan merambat menuruni tebing di area Pusung Jantur, wilayah utara Desa Sariwangi, Kecamatan Sukapura. Luas area terbakar kurang lebih 176,20 hektare dan datanya tetap terus berkembang," ujar Satriyo saat dikonfirmasi.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·