Waspada Kemacetan Parah di Pelabuhan Merak saat Mudik Lebaran 2026, Ini Biang Keroknya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Waspada Kemacetan Parah di Pelabuhan Merak saat Mudik Lebaran 2026, Ini Biang Keroknya

Waspada Kemacetan Parah di Pelabuhan Merak saat Mudik Lebaran 2026, Ini Biang Keroknya (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keterbatasan jumlah dermaga di Pelabuhan Merak dinilai menjadi persoalan serius dalam kelancaran arus penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni di musim arus mudik Lebaran 2026. Meski jumlah kapal nan tersedia terus bertambah, sebagian besar justru tidak dapat dioperasikan lantaran minimnya akomodasi sandar.

Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono meminta pemerintah segera menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Merak guna mengatasi keterbatasan kapabilitas angkut pelayanan penyeberangan. Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 72 kapal nan disiapkan untuk melayani lintasan Merak-Bakauheni. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 28 kapal nan dapat beraksi secara optimal lantaran keterbatasan dermaga.

"Situasi ini sudah berlarut larut bertahun tahun nan menyebabkan kemacetan parah di lintasan Merak-Bakauheuni pada saat musim libur Lebaran dan Tahun Baru," katanya di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Dia menambahkan, sangat ironis antrean kendaraan logistik dan penumpang nan sangat panjang tapi sebagian besar kapal malah tidak beraksi lantaran keterbatasan dermaga. Dari total 72 kapal nan tersedia, nan bisa beraksi hanya 28 kapal di tujuh dermaga. Satu dermaga hanya bisa melayani sekitar empat kapal. 

"Artinya ada sekitar 44 kapal alias 60 persen lebih kapal tidak dapat dioperasikan. Padahal kapal dalam keadaan siap dan layak beroperasi. sambungnya.

Waspada Penumpukan di Pelabuhan Merak

Menurutnya, kondisi tersebut dinilai menjadi masalah serius dan masyarakat selalu dikorbankan kudu mengantrie akibat kebijakan nan tidak segera menyelesaikan persoalan dengan melakukan pembangunan dermaga baru tersebut. 

Apalagi dengan adanya kelancaran jalan tol nan mengakibatkan kelancaran dan tentu peningkatan jumlah kendaraan baik logistik maupun penumpang nan menuju ke penyeberangan Merak-Bakauheni, serta saat musim mudik dan liburan panjang. Pada saat permintaan meningkat kapabilitas angkut pelayanan justru tidak dapat dimaksimalkan.

“Pada saat peak season masyarakat memerlukan angkutan, tetapi kapal tidak bisa dioperasikan lantaran keterbatasan dermaga,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com