plt kepala Kasat Polpp Bangka Achad Suherman(Rendy Ferdiansyah/MI)
MASYARAKAT di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim tandus ekstrem. Fenomena alam nan dijuluki El Nino Godzilla diprediksi bakal memicu peningkatan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.
Peringatan ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman, pada Rabu (3/6). Berdasarkan info dari BMKG Pangkalpinang, akibat El Nino tahun ini diperkirakan jauh lebih ekstrem dibandingkan tahun sebelumnya.
"Informasi dari BMKG menyebut tandus tahun ini lebih ekstrem. Kondisi ini tentu sangat berpotensi memicu terjadinya karhutla secara masif," ujar Suherman di Sungailiat.
Lintas Timur Jadi Titik Paling Rawan
Suherman memetakan bahwa wilayah Lintas Timur Bangka menjadi area merah nan paling sering dilanda kebakaran lahan. Karakteristik wilayah nan didominasi lahan kering dan semak belukar menjadikannya sangat rentan terbakar saat suhu udara melonjak.
"Untuk di Kabupaten Bangka, wilayah Lintas Timur ini nan paling sering terjadi karhutla. Banyak lahan kering di sana nan sangat mudah tersulut api saat tandus ekstrem," lanjutnya.
Himbauan Pencegahan Karhutla:
- Dilarang membuka kebun alias lahan dengan langkah membakar.
- Jangan meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan.
- Dilarang membuang puntung rokok nan tetap menyala di area lahan kering.
Kesiagaan Tim Damkar
Guna mengantisipasi eskalasi titik api, Satpol PP Kabupaten Bangka telah menyiagakan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) di beragam titik strategis. Masyarakat diminta proaktif melaporkan temuan api sekecil apa pun agar tidak meluas menjadi kebakaran besar.
"Kami berambisi masyarakat segera melapor jika memandang ada titik api. Tim Damkar sudah siaga untuk melakukan tindak lanjut sigap di lapangan," pungkas Suherman.
Fenomena El Nino Godzilla sendiri menjadi perhatian serius pemerintah wilayah mengingat dampaknya nan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berpotensi mengganggu jarak pandang di jalur transportasi utama Lintas Timur Bangka akibat kabut asap.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·