Warga Ungkap Sosok Pelaku Pembakaran di Matraman: Baru Lulus Kuliah, Tertutup

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Jakarta -

Kasus pembakaran di sejumlah titik di Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), membikin penduduk resah. Setelah keberadaan pelaku berinisial A (24) diketahui, penduduk dari sejumlah wilayah mendatangi rumah laki-laki itu.

"Warga itu dari tiga RW kemungkinan, RW 4, RW 5, RW 6, apalagi mungkin RW 3 juga ada. Setelah diketahui terduga ini ada di wilayah sini, orang dari mana-mana nujunya ke sini," ujar Ketua RW 05 Kelurahan Pisangan Baru Ramdani, dilansir Antara, Selasa (12/5/2026).

Warga dari sejumlah RW itu merasa resah dengan serangkaian tindakan pembakaran tersebut. Meskipun situasi sempat memanas, Ramdani memastikan penduduk tetap bisa menahan diri sehingga tidak terjadi tindakan main pengadil sendiri.

Terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek demi menghindari hal-hal nan tidak diinginkan.

"Alhamdulillah, bisa diredam dan pelaku bisa diamankan. Tidak ada pukulan dan sebagainya, bisa aman, lantaran di sini sudah banyak orang, dikhawatirkan anak ini tidak terjamin keamanannya, akhirnya dibawa ke Polsek," jelas Ramdani.

Warga Ungkap Sosok Pembakar

Dia pun menyebut terduga pelaku itu merupakan seorang remaja nan baru lulus kuliah dan dikenal tertutup di lingkungan tempat tinggalnya. Pria berinisial A itu disebut jarang berinteraksi dengan penduduk sekitar.

"Remaja, baru lulus kuliah. Umurnya sekitar 24 tahunan. Orangnya tertutup, jarang keluar, tidak berbaur dengan remaja lainnya," ucap Ramdani.

Dia memaparkan jika A tinggal berbareng ibu dan adiknya. Sementara sang ayah disebut sudah sekitar dua tahun tidak diketahui keberadaannya.

Warga juga menduga terduga pelaku mempunyai gangguan psikologis alias depresi. Dugaan itu muncul dari langkah pelaku melakukan aksinya nan dinilai tidak biasa.

"Kita ada dugaan ke situ. Soalnya, setelah dia eksekusi, api sudah nyala, dia kembali lagi, dicek. Kalau niatnya mau bakar sekaligus kan biasanya langsung kabur, tapi ini dicek lagi, 'Oh sudah nyala belum?' begitu," ujar Ramdani.

Kesaksian Warga soal Pembakaran

Dia mengatakan pembakaran itu terjadi pada Minggu (10/5) awal hari sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Warga mulai berprasangka setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) dari beberapa titik memperlihatkan sosok laki-laki nan sama berkeliaran dan menyulut api di area permukiman.

"Jam 03.00 sampai jam 04.00 awal hari kejadiannya. Setelah terlihat dari CCTV, dari sisi kanan kiri menjurus titiknya ke sini. Ternyata, orang tuanya juga mengakui setelah memandang CCTV, 'oh iya itu anak saya'," kata Ramdani.

Selain itu, sasaran pembakarannya juga disebut bukan rumah secara langsung, melainkan barang-barang nan mudah terbakar di sekitar permukiman, seperti sampah, terpal, dan busana nan tergantung dekat gedung warga.

(jbr/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News