Warga Tamalanrea Desak Pemerintah Tinjau Ulang Lokasi PLTSa

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Warga Tamalanrea desak tinjau ulang PLTSa Makassar.

, MAKASSAR, – Masyarakat nan tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Makassar (Geram) mendesak pemerintah pusat untuk meninjau ulang penempatan letak Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan. Warga menilai letak nan dipilih dekat dengan permukiman padat masyarakat dapat mencemari lingkungan, terutama udara.

Perwakilan penduduk Kampung Mula Baru, H Akbar, menyatakan, "Pemerintah semestinya memandang kondisi masyarakat secara langsung sebelum mengambil keputusan. Kami tidak menolak proyeknya, tetapi kami menolak lokasinya," ujarnya saat tindakan di depan Gedung Eterno, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Minggu.

Warga menekankan penolakan terhadap rencana pembangunan oleh PT Sarana Utama Sinergi (PT SUS) di letak tersebut lantaran dikhawatirkan menimbulkan polusi serta aroma nan mengganggu kesehatan. Keputusan pemerintah pusat tetap melanjutkan proyek tersebut merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan.

Dalam sidang Debottlenecking Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan proyek tersebut tetap kudu dilanjutkan. Namun, Koordinator Lapangan aksi, H Azis, mengungkapkan pemerintah hanya menerima info sepihak dari perusahaan tanpa memahami kondisi di lapangan. "Jangan sampai keputusan diambil tanpa mempertimbangkan akibat nan bakal dirasakan warga," tambahnya.

Perwakilan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel, Fadli Ghaffar, berbareng sejumlah organisasi masyarakat sipil dan mahasiswa, menegaskan anggaran negara tidak boleh mengorbankan kewenangan asasi manusia dan kewenangan lingkungan warga. "Kami menolak andaikan anggaran negara digunakan untuk proyek nan berpotensi merampas kewenangan kesehatan dan kewenangan lingkungan masyarakat," ujar Fadli. Warga berbareng organisasi masyarakat mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan letak alternatif.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional