Warga Sebut Klinik Tempat Sutrimo Ditemukan Tak Beroperasi Sejak COVID: Digembok

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Garis polisi nan terpasang di Mordent Esthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Klinik kecantikan Mordent Esthetic Clinic di Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, disebut sudah tidak beraksi sejak pandemi COVID-19.

Bangunan itu apalagi disebut telah terbengkalai sekitar 5 tahun sebelum menjadi letak ditemukannya laki-laki berjulukan Sutrimo dalam kondisi tak sadarkan diri.

Hal itu disampaikan Dedi, seorang penduduk nan merupakan sekuriti nan bekerja di sekitar lokasi. Menurut dia, klinik tersebut berakhir beraksi tak lama setelah pandemi melanda.

“Lama banget, dari Corona aja,” kata Dedi saat ditemui, Senin (27/7).

“Iya (sudah 5 tahun). Corona kan 5 tahunan ada,” ujarnya.

Menurut Dedi, klinik itu sempat dibuka dalam waktu singkat sebelum akhirnya tutup lantaran pandemi.

“Jadi sempat buka berapa bulan, kehajar Corona, stuck dia,” ucapnya.

Sejak saat itu, kata dia, gedung klinik hanya dalam kondisi terkunci dan tidak terlihat aktivitas apa pun.

“Gak pernah sih saya lihat. Makanya saya kaget ada orang meninggal di situ katanya. Kok tahunya ada nan ngisiin gitu,” tutur Dedi.

Saat ditanya apakah gedung tersebut memang hanya digembok, dia menjawab, “Digembok aja itu.”

Dedi juga memastikan selama ini tidak pernah memandang orang keluar masuk ke dalam gedung tersebut.

“Gak ada, gak ada aktivitas lah gitu,” katanya.

Sebelumnya, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mordent Esthetic Clinic, Senin (27/7). Olah TKP lanjutan dilakukan untuk mendalami penyebab kematian Sutrimo nan ditemukan tak sadarkan diri di laman klinik pada Kamis (23/7).

Polisi menyatakan tetap mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar letak untuk mengungkap penyebab kematian korban. Hingga kini, penyelidikan tetap berlangsung.

Selain menyelidiki penyebab kematian, polisi juga tetap mendalami dugaan Sutrimo adalah Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah nan sekarang menjadi tersangka korupsi dan tindak pidana pencucian duit (TPPU) di PT ASABRI.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan