Wamenko Otto: Kekayaan Intelektual Bisa Lebih Bernilai dari Tambang

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan memberikan sambutan dalam forum Koordinasi Nasional Kekayaan Intelektual Indonesia Tahun 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

“Selama ini kita hanya berpikir tentang kekayaan alam kita: tambang, nikel, emas, dan sebagainya. Kita tidak pernah berpikir sesungguhnya kekayaan intelektual ini bisa saja lebih besar daripada kekayaan alam nan selama ini kita usahakan,” kata Otto.

Forum Koordinasi Nasional Kekayaan Intelektual Indonesia Tahun 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan sambutan dalam forum Koordinasi Nasional Kekayaan Intelektual Indonesia Tahun 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Menkum Siapkan Revisi UU Hak Cipta

Forum Koordinasi Nasional Kekayaan Intelektual Indonesia Tahun 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Ia juga mengusulkan pengembangan kekayaan intelektual masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui penyusunan Rencana Induk Kekayaan Intelektual Nasional.

“Tahun ini pemerintah sudah menyiapkan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual di mana kolateralnya adalah sertifikat kekayaan intelektual. Pagunya sudah disepakati Rp 10 triliun,” kata Supratman.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan