Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal ETF Emas: Underlying Emasnya Ada

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas. Foto: Shutter Stock

Produk Exchange-Traded Fund (ETF) emas resmi meluncur di pasar modal Indonesia pada Senin (10/8).

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, mengatakan tren ETF berbasis emas terus meningkat di pasar modal global. Pada 2025, aset kelolaan ETF emas dunia telah mencapai USD 559 miliar dengan kepemilikan emas sebanyak 4.025 ton.

"ETF emas kudu menjadi bagian dari penguatan ekosistem emas nasional,” ucap Wamenkeu Juda Agung saat aktivitas Peluncuran ETF Emas sekaligus HUT Pasar Modal Indonesia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8).

ETF emas, kata Juda, merupakan produk finansial nan mempunyai emas bentuk sebagai aset dasarnya. Sehingga kredibilitas produk sangat berjuntai pada kepercayaan penanammodal bahwa emas nan menjadi underlying betul-betul tersedia dan dikelola dengan baik.

"ETF emas adalah produk keuangan. Namun di kembali produk tersebut terdapat underlying berupa emas. Emas real, lantaran itu penanammodal kudu percaya bahwa emasnya ada,” jelas Juda.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (tengah) menyampaikan sambutan didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (keempat kiri) saat perkenalan wakil menteri baru di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Juda juga meminta penanammodal kudu mempunyai kepercayaan terhadap sistem penyimpanan, valuasi, hingga proses transaksi dan tata kelola produk tersebut.

Sebelumnya Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan peluncuran ETF emas merupakan realisasi cita-cita nan telah dikaji selama 10-15 tahun.

ETF emas juga telah memperoleh kesesuaian prinsip syariah berasas fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Lima manajer investasi nan menerbitkan ETF emas ialah Trimegah Asset Management, BRI Manajemen Investasi, Mandiri Manajemen Investasi, Syailendra Capital, dan Indo Premier Investment Management.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan