Kementerian Kesehatan memastikan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat tidak mengganggu jasa kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit, puskesmas, hingga klinik tetap beraksi seperti biasa.
"Kalau rumah sakit nan melayani masyarakat tidak boleh libur, tetap buka hari Jumat," ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).
Pelayanan Publik Tidak Boleh Berhenti
Dante menegaskan, sektor kesehatan merupakan jasa esensial nan tidak bisa dihentikan meski ada kebijakan WFH di lingkungan pemerintahan. Kegiatan manajemen perkantoran boleh dilakukan dari rumah, tetapi pelayanan kepada pasien kudu tetap berjalan.
"Work from Hospital — rumah sakit, puskesmas, klinik tidak boleh tutup lantaran sangat diperlukan untuk pelayanan publik. Tapi aktivitas manajemen perkantoran, kita lakukan WFH," jelasnya.
Dante juga menegaskan WFH bukan berfaedah libur. Ia sendiri tetap datang ke rumah sakit dan menjalankan seluruh agenda kerja sesuai jadwal.
"Hari ini agenda saya tetap penuh — ada laporan HIV, ada video conference tentang pertimbangan kurikulum pendidikan dokter," ungkapnya.
Ia memastikan rapat-rapat tetap berlangsung, hanya dilakukan secara daring dari rumah masing-masing.
"Work from home itu bukan berfaedah libur, tapi tetap bekerja hanya dari rumah. Jadwalnya tetap jalan, rapat-rapat tetap jalan, tapi pelayanan tidak libur," tegas Dante.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·