Wamenhaj Bertolak ke Saudi, Pastikan Jemaah Jalani Puncak Haji dengan Lancar

Sedang Trending 49 menit yang lalu
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak berbareng Jusuf Hamka. Foto: Kemenhaj RI

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, bertolak menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (18/5). Tampak Dahnil ditemani oleh Jusuf Hamka alias Baba Alun.

Keberangkatan Dahnil dkk dilakukan dalam rangka menjalankan tugas sebagai bagian dari Amirul Hajj, memimpin misi haji Indonesia, sekaligus memastikan secara langsung kesiapan dan pengawasan jasa jemaah menjelang fase puncak haji 2026.

Dahnil menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mempunyai komitmen kuat untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji nan lebih baik, tertib, transparan, dan berorientasi penuh pada pelayanan jemaah.

“Keberangkatan kami ke Arab Saudi dalam rangka menjalankan amanah sebagai Amirul Hajj, memimpin misi haji Indonesia, sekaligus memastikan seluruh jasa kepada jemaah melangkah baik. Di era Presiden Prabowo, penyelenggaraan haji kudu semakin baik, semakin tertib, dan semakin berpihak kepada jemaah,” ujar Dahnil.

Menjelang fase puncak haji, Dahnil berpesan kepada seluruh jemaah haji Indonesia agar menjaga kesehatan, mengatur tenaga, dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas nan dapat menguras fisik.

“Fase puncak haji sudah semakin dekat. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk betul-betul menjaga kesehatan, memperbanyak istirahat, dan mengikuti pengarahan petugas. Fokus utama kita adalah memastikan jemaah dapat menjalani wukuf di Arafah dan seluruh rangkaian puncak haji dengan aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Dia juga memastikan pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh aspek layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, pengarahan ibadah, hingga pelindungan jemaah.

“Semua petugas kudu bergerak dalam satu komando. Pelayanan kepada jemaah, khususnya lansia dan jemaah akibat tinggi, kudu cepat, responsif, dan tidak boleh berbelit. Kami bakal mengawasi langsung agar seluruh jasa melangkah sesuai standar,” tegasnya.

Selain itu, Dia juga meminta jemaah tidak ragu melaporkan andaikan menemukan alias mengalami praktik pungutan tidak resmi nan dilakukan oleh oknum mana pun selama berada di Tanah Suci.

“Kami tegaskan, jangan ragu melapor jika ada pungutan oleh oknum. Segala corak pungutan di luar ketentuan resmi tidak boleh terjadi. Pemerintah bakal menindaklanjuti setiap laporan secara serius, lantaran pelindungan jemaah adalah prioritas kami,” ujarnya.

Ia membujuk seluruh jemaah untuk menjaga ketertiban, mengikuti pengarahan petugas, serta konsentrasi mempersiapkan diri menuju puncak haji.

“Kami mau jemaah merasa aman, terlindungi, dan dilayani dengan baik. Mari konsentrasi pada ibadah, jaga kesehatan, dan bersama-sama menjaga kelancaran misi haji Indonesia,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan