Wamendagri Ingatkan Pentingnya Peran Aktif Satlinmas untuk Pembangunan

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran aktif Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan. Hal ini guna mendukung kelancaran beragam program pembangunan nasional.

Menurutnya, kondisi lingkungan kondusif dan kondusif menjadi prasyarat agar program strategis pemerintah nan menyentuh masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan dapat melangkah efektif.

Hal itu diungkapkan olehnya dalam aktivitas Apel Akbar Satlinmas dan Pengukuhan Aslinmas Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Program-program prioritas pemerintah nan datang hingga desa dan kelurahan seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan beragam agenda pembangunan masyarakat memerlukan lingkungan nan aman, tertib, dan kondusif," kata Akhmad Wiyagus dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).

Wiyagus menjelaskan potensi Satlinmas sebagai kekuatan sosial kemasyarakatan sangat besar. Saat ini terdapat 1.253.758 personel Satlinmas nan tersebar di 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kekuatan tersebut turut didukung oleh 469.076 pos keamanan lingkungan (poskamling) nan tersebar di beragam desa dan kelurahan.

Menurutnya, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas) tidak hanya berangkaian dengan aspek keamanan, tetapi juga menjadi fondasi krusial bagi keberhasilan pembangunan. Lingkungan nan tertib dan kondusif bakal memberikan ruang bagi pemerintah untuk menjalankan beragam program secara optimal.

"Dengan kata lain, trantibumlinmas nan kuat bukan hanya mendukung keamanan, tetapi ini juga menjadi salah satu fondasi agar pembangunan dapat melangkah dengan baik," tuturnya.

Lebih lanjut, Wiyagus berambisi Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Indonesia nan baru dikukuhkan dapat menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapabilitas dan profesionalitas personel Satlinmas di seluruh Indonesia. Organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang berhimpun, tetapi juga mendorong pertukaran pengalaman, pengembangan inovasi, serta penguatan jejaring antaranggota.

"Saya berambisi Aslinmas tidak berakhir sebagai wadah berhimpun, tetapi menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas, berbagi pengalaman, membangun jejaring, mengembangkan inovasi, dan memperkuat solidaritas personil Satlinmas di seluruh Indonesia," tutupnya.

Sebagai info tambahan, aktivitas tersebut turut dihadiri Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, serta Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen selaku Ketua Dewan Pengawas Aslinmas Reda Manthovani.

Hadir pula Gubernur Sumsel Herman Deru, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Banten Andra Soni, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Jambi Al Haris, Ketua Umum DPP Aslinmas Letjen TNI (Purn.) Untung Budiharto, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, serta personil Satlinmas nan mengikuti aktivitas secara langsung.

(anl/anl)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News