Wali Kota Kupang Christian Widodo menyampaikan sambutan pada penandatanganan naskah perjanjian hibah lahan sisi darat Pelabuhan Nunbaun Sabu antara Pemkot Kupang dan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (20/10).(Dok. Humas Pemkot Kupang)
SETELAH tertunda selama kurang lebih 14 tahun, proses hibah lahan sisi darat Pelabuhan Nunbaun Sabu (NBS) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya resmi dituntaskan. Kepastian ini tercapai setelah Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menandatangani naskah perjanjian hibah berbareng Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (20/10).
Penyelesaian manajemen aset ini menjadi tonggak krusial bagi pengembangan prasarana transportasi laut di Kota Kupang. Dengan tuntasnya status lahan, Pelabuhan Nunbaun Sabu dijadwalkan menerima alokasi anggaran sekitar Rp26 miliar pada tahun 2027 untuk pembangunan beragam akomodasi pendukung sisi darat.
Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan upaya konkret memperkuat urat nadi ekonomi masyarakat kepulauan.
"Pelabuhan bukan hanya tempat bongkar muat kapal, di sana ada angan kehidupan masyarakat sebagai penghubung antarpulau dan jalur pengedaran logistik," ujar Christian.
Penandatanganan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andi Sutomo Panjaitan, serta Kepala KSOP Kupang, Simon Baon. Christian menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi, dan wilayah untuk memastikan pembangunan bentuk memberikan faedah nyata, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala KSOP Kupang, Simon Baon, menjelaskan bahwa anggaran Rp26 miliar pada 2027 bakal difokuskan untuk membangun terminal penumpang, kantor, lapangan parkir, dan pagar keliling. Fasilitas ini bakal diintegrasikan dengan rencana rekonstruksi sisi laut guna mengoptimalkan pelayanan kapal pelayaran rakyat hingga kapal pariwisata.
Selain urusan pelabuhan, dalam pertemuan tersebut Wali Kota Kupang juga mengusulkan sejumlah rencana strategis lainnya kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut mencakup pembangunan terminal konsolidasi, depo kontainer, hingga support sarana pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) di Kota Kupang nan saat ini terkendala peralatan tua.
Plt. Dirjen Perhubungan Laut, Lollan Andi Sutomo Panjaitan, menyambut baik komitmen Pemkot Kupang. Ia berambisi aset nan telah dihibahkan dapat dikelola secara akuntabel dan bisa meningkatkan standar keselamatan pelayaran serta kenyamanan pengguna jasa di Pelabuhan Nunbaun Sabu. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·