Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku telah memberikan apresiasi kepada Muklisin, seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di area Penjaringan, Jakarta Utara.
Muklisin viral di media sosial lantaran rutin mengunggah pengarsipan before-after hasil kerjanya membersihkan lingkungan. Ia aktif membagikan foto kondisi jalan di area Penjaringan nan semula penuh sampah kemudian kembali bersih setelah ditangani. Unggahan tersebut menuai pujian dari masyarakat lantaran dinilai menunjukkan kerja nyata di lapangan.
Pramono juga telah berjumpa langsung dengan Muklisin di Balai Kota pada Jumat (10/4) lampau untuk memberikan apresiasi.
"Jadi yang before-after yang bersih, akunnya itu namanya susah banget. Saya terus terang sudah ketemu di Balai Kota dan saya memberikan apresiasi,” ungkap Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu (12/4).
Ia juga mengaku secara pribadi telah memberikan respons di unggahan Muklisin sebagai corak penghargaan atas kerja kerasnya.
"Bahkan jika teman-teman lihat, secara pribadi saya juga sudah memberikan komen di tempat itu ketika dia mengupload. Saya sampaikan terima kasih atas kerja kerasnya. Jadi nan seperti itu tentunya kita apresiasi,” tuturnya.
Aksi PPSU ini ramai jadi perbincangan lantaran belum lama ini, ada polemik unggahan foto AI di JAKI dalam penanganan parkir liar di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur.
Terkait polemik ini, Pramono mengaku bakal menunggu hasil resmi dari Inspektorat sebelum mengambil keputusan mengenai pemecatan Lurah Kalisari dan pegawai nan terlibat.
"Tetapi untuk Kalisari, lantaran ini sekarang sedang ditangani oleh Inspektorat dan BKD, maka sebagai gubernur saya bakal menunggu laporan itu,” ucap Pramono.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta dalam waktu dekat juga bakal menggelar pertemuan dengan para petugas PPSU untuk memberikan pengarahan secara langsung.
"Tapi minggu depan ini kita bakal ada Town Hall, mengumpulkan PPSU nan ada. Gubernur secara langsung bakal menyampaikan pengarahan dan berbincang dengan mereka,” kata dia.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menetapkan langkah tegas atas hasil pemeriksaan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, buntut kasus unggahan foto penanganan parkir liar di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, nan dimanipulasi menggunakan AI di aplikasi JAKI.
Dalam kasus ini, Lurah Kalisari, Siti Nur Hasanah, dinonaktifkan, sembari menunggu pemeriksaan Inspektorat.
Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, menjelaskan pemeriksaan telah dilakukan secara sistematis dengan merujuk pada standar audit internal pemerintah untuk mengungkap kebenaran dan menetapkan langkah tindak lanjut nan diperlukan.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·