
Guru Ditahan lantaran Ambil Permen dalam Rok Siswi/ilustrasi AI
LABURA - Seorang pembimbing honorer di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, ditahan usai menegur siswi lantaran tidak memakai sepatu dan mengambil permen dari dalam kantong rok. Peristiwa itu viral di media sosial.
Guru honorer tersebut berjulukan Lijan Tondi Lasriado Sinaga (36). Dia dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap seorang siswi SMP Negeri 1 Kualuh Selatan dan terancam balasan 12 tahun penjara.
Istri pembimbing honorer, Hotlin Simamora, membantah suaminya melakukan pencabulan terhadap siswi tersebut. Dia menyebut tindakan suaminya hanya mengambil tangkai permen dari kantong rok siswi saat menjalankan tugas piket di sekolah.
"Jadi apa rupanya nan Anda lakukan? Aku hanya mengambil tangkai permen itu dari kantongnya. Aku memandang tangkai itu makanya saya ambil. Karena memang sering dia itu makan permen saat pembimbing pengarahan di lapangan," ujarnya menirukan ucapan suami dikutip, Jumat (14/8/2026).
Hotlin mengatakan kejadian bermulai ketika suaminya sedang memeriksa atribut dan kerapian siswa saat piket. Dia pun mengulang pengakuan suami kepadanya.
"Karena kebetulan saya piket hari itu, saya memeriksa atribut sekolah, kerapihan, saya berakhir dekat dia, ku tegur mana sepatu mu? Basah pak katanya," ucapnya lagi.
Menurut Hotlin, suaminya mengambil permen tersebut agar suasana di lapangan tetap kondusif dan tidak membikin siswi merasa dipermalukan.
"Jadi agar suasana di lapangan itu tidak tenang dan si anak tidak merasa diintimidasi dan dipermalukan, saya ambil permennya. Anak itu tertawa dan semua siswa tertawa. Tapi kemudian dia melapor ke orang tuanya, dirogoh roknya sampai menjalar ke mana," katanya.
Hotlin menegaskan suaminya tidak melakukan pelecehan seperti nan dituduhkan. "Suami saya tidak melakukan pelecehan. Dia tidak pernah melakukan pelecehan, tujuannya satu untuk mendidik anak itu," katanya.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·