
Ilustrasi pelecehan (Foto: Freepik)
TANGSEL - Viral di media sosial dugaan child grooming oleh kepala sekolah terhadap siswi di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Pamulang, Tangerang Selatan. Kini, pihak sekolah buka bunyi mengenai perihal tersebut.
Dari unggahan nan beredar, dinarasikan sejumlah akun anonim membagikan cerita dan pengakuan mengenai perilaku di lingkungan sekolah. Salah satu unggahan tersebut menyinggung adanya pendekatan kepala sekolah kepada siswi tertentu.
Kepala sekolah tersebut dinarasikan membikin pola untuk mendekati siswi nan kurang mendapat perhatian dari seorang ayah alias fatherless. Disebutkan juga kejadian itu sudah terjadi berkali-kali.
Sementara itu, pihak sekolah memberikan pernyataan mengenai peristiwa tersebut. Pihak sekolah menyatakan kepala sekolah telah dinonaktifkan dari jabatannya.
"Yayasan berbareng manajemen sekolah telah mengambil langkah-langkah responsif. Demi menjunjung tinggi transparansi dan kelancaran proses investigasi, saat ini nan berkepentingan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya hingga proses pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya," tulis IG @letrispamulangofficial, Jumat (15/5/2026).
Pihak sekolah juga menyebut yayasan telah membentuk tim unik untuk mendalami fakta-fakta nan ada. Pihak sekolah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah secara adil, tegas, dan sesuai dengan patokan norma serta kode etik pendidikan nan berlaku.
"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan lingkungan belajar tetap kondusif dan kondusif bagi seluruh siswa-siswi," jelasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·