Vietnam Jadi Acuan Pengembangan SDM Indonesia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2026 |15:28 WIB

Vietnam Jadi Acuan Pengembangan SDM Indonesia

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengevaluasi peta jalan pengembangan sumber daya manusia (SDM) nasional. Belajar dari pesatnya kemajuan ekonomi negara tetangga, Kadin sekarang melirik Vietnam sebagai tolok ukur dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja untuk kebutuhan sektor industri.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani, menilai Vietnam telah menjadi referensi utama dalam percakapan mengenai efisiensi industri. Hal ini didorong oleh realita bahwa Indonesia mulai tertinggal dalam aspek persaingan global.

"Kami sedang memandang Vietnam ini sebagai salah satu negara nan sangat sigap perkembangannya. Karena kita lihat kita mulai tertinggal dari Vietnam, maka mungkin Vietnam ini perlu kita jadikan benchmark," ujar Shinta saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Menurut Shinta, perbedaan mencolok antara Indonesia dan Vietnam tidak hanya terletak pada kemudahan perizinan alias insentif investasi, tetapi juga pada produktivitas pekerja nan dipengaruhi oleh lama kerja dan kedisiplinan operasional di lapangan.

Dalam perbandingannya, Shinta menyoroti perbedaan lama kerja nan cukup signifikan antara kedua negara. Perbedaan budaya kerja ini dinilai sebagai aspek krusial nan menentukan output produksi di sektor manufaktur.

"Jam kerja di Vietnam itu melampaui Indonesia, di mana Vietnam 48 jam, sementara Indonesia hanya 40 jam. Ini bukan hanya soal tinggi upah, tetapi produktivitas nan menjadi kunci utama," tegas Shinta.

Kadin memandang bahwa revitalisasi sistem pendidikan dan training kerja di Indonesia kudu segera dilakukan untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Kadin menitikberatkan pada penyusunan ulang skema pengembangan talenta nan tidak hanya mengandalkan teori, tetapi juga berfokus pada efisiensi kerja.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com