Jakarta, CNBC Indonesia- Daya saing tetap menjadi tantangan industri mebel nasional di pasar ekspor global. Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur menyebut ketidakpastian dunia memberi tantangan bagi industri mebel lantaran mengerek biaya produksi bahan produksi nan berasal dari impor mesdi di sisi lain, pelemahan nilai tukar memberikan kenaiakn dari nilai jual ekspor produk.
Bagi industri mebeli, stabilitas mengenai kepastian izin dan kepastian suasana investasi menjadi perihal krusial untuk mendorong produktivitas dan efisiensi produksi.
Berkaca dari Malaysia, vietnam dan China nan mempunyai stabilitas nan lebih baik serta skala produksi nan besar maka di Indonesia memerlukan kepastian izin untuk mendorong industri mebel Tanah Air.
Seperti apa tantangan dan prospek industri mebel RI hadapi gejolak 2026? Selengkapnya simak perbincangan Bunga Cinka dengan Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia (Jum'at, 15/06/2026)
Add
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·