Kepala Bidang Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh, ditemukan meninggal bumi di kediamannya, Minggu (14/6) malam.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal oleh Tim Inafis mengarah pada dugaan adanya tiga kali percobaan bunuh diri.
"Dugaan sementara ada percobaan bunuh diri. nan pertama ditemukan tali sempat putus, kemudian ada sabuk juga di lokasi," kata Purwantara saat dikonfirmasi, Senin (15/6).
Selain itu, polisi menemukan luka pada dengkul korban nan diduga akibat terjatuh.
"Hasil pemeriksaan sementara juga ditemukan jejak luka jatuh pada bagian dengkul korban," ujarnya.
Polisi juga membenarkan adanya bercak darah di ruang tamu serta luka tusuk pada tubuh korban. Namun tidak ada tanda perlawanan bentuk di letak kejadian.
"Bercak darah memang ada. Luka tusuk di bagian leher dan perut juga ada. Namun, di letak tidak ditemukan tanda-tanda perlawanan alias kondisi rumah nan berantakan. nan ditemukan hanya tali nan putus dan sabuk," jelasnya.
Purwantara juga berujar, saat kejadian pintu rumah terkunci dari dalam.
"Untuk pintu nan menggunakan finger print tidak ada yah. Tapi untuk pintu bilik nan terkunci dari dalam iya. Pintu rumah juga sama terkunci dari dalam," tuturnya.
Kabupaten Purwakarta Berduka
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yogi Saleh.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta, kami menyampaikan turut bersungkawa cita atas meninggalnya Kang Yogi," ujarnya.
Sri Jaya Midan mengatakan almarhum berumur sekitar 43 tahun dan sehari-hari bekerja sebagai Kepala Bidang Aset BKAD Kabupaten Purwakarta.
Terkait penyebab kematian korban, dia menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian.
"Soal penyebabnya, kelak menjadi kewenangan pihak kepolisian," katanya.
Ia juga menyebut belum sempat berkomunikasi dengan family korban. Menurutnya, sebelum peristiwa itu terjadi, almarhum tetap menjalankan tugas kedinasan seperti biasa dan tidak sedang menerima penugasan khusus.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·