Jakarta, CNBC Indonesia- Kenaikan nilai plastik imbas lonjakan nilai bahan baku plastik seiring dengan meroketnya nilai minyak mentah bumi telah dikeluhkan oleh pedagang eceran, UMKM hingga sektor ritel hingga ke tingkat konsumen.
Agrifood Analyst CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta menyebut golongan UMKM dan IKM paling terdampak kenaikan nilai plastik mengingat penggunaannya secara harian tanpa mempunyai stok.
Harga plastik naik ini sejalan dengan lonjakan nilai bahan baku plastik seperti nafta sudah mengalami kenaikan 25-70% hingga mencapai 100%. Hal ini menyebabkan upaya dan upaya nan menggunakan plastik ikut merasakan dampaknya termasuk sektor pangan mulai dari makanan-minuman nan dikemas menggunakan plastik.
Seperti apa akibat kenaikan nilai plastik ke sektor pangan? Selengkapnya simak perbincangan Andi Syarifah Rahma dengan Agrifood Analyst CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 16/04/2026)
Add
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·