Satgas Bareskrim Geledah 5 Gudang di Jakarta, Ribuan HP Impor Ilegal Disita

Sedang Trending 11 jam yang lalu

Jakarta -

Tim Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membongkar dugaan penyelundupan handphone (HP) impor ilegal. Tim Dittipideksus Bareskrim menyita ribuan HP terlarangan usai menggeledah 5 lokasi.

Berdasarkan info nan diterima detikcom, Rabu (15/4/2026), penggeledahan nan dilakukan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan Tipideksus Bareskrim Polri dilakukan Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut) dan Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Penggeledahan pertama dilakukan di penyimpanan nan berlokasi di Jalan Kapuk Kayu Besar, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakut. Penggeledahan juga dilakukan di sebuah ruko di Jalan Pantai Indah Barat, Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar dugaan penyelundupan HP impor ilegal. Dittipideksus Bareskrim menyita ribuan HP terlarangan usai menggeledah 5 lokasi. (dok Polri)Penggeledahan nan dilakukan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan Tipideksus Bareskrim Polri dilakukan Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut) dan Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar). (dok Polri)

Lokasi ketiga, Satgas Bareskrim menggeledah instansi nan berlokasi di Jalan Pluit Karang Cantik, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakut.

Lokasi keempat, polisi menggeledah ruko di Jalan Ruko Mutiara Palem Raya, Cengkareng. Terakhir, penggeledahan dilakukan di ruko nan berlokasi di Jalan Boulevard Raya, Cengkareng, Jakbar.

Dari penggeledahan kelima letak tersebut, petugas mengamankan puluhan ribu HP impor ilegal.

Bareskrim Polri bongkar penyelundupan di Jakarta Utara (dok.istimewa)Bareskrim Polri bongkar penyelundupan di Jakarta Utara (dok.istimewa)

Tindak Lanjut Perintah Presiden

Pengungkapan kasus penyelundupan ini dilakukan sebagai tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto soal pencegahan penyelundupan lantaran merugikan finansial negara. Perintah itu diberikan Presiden Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

"Pekerjaan kita tetap berat, perjalanan mash panjang, kebocoran tetap terjadi, penyelundupan tetap terjadi, Panglima TNI-Kapolri-Menteri Keuangan, Anda punya lembaga-lembaga nan tugasnya untuk menghentikan penyelundupan, gunakan segala kewenangan nan ada pada Anda untuk menegakkan itu," ujar Prabowo dalam pidatonya di Kejagung, Jumat (10/4).

Ia juga lembaga-lembaga lain di semua tingkatan untuk bekerja sama. Terutama dalam menegakkan hukum.

"Saya sangat setuju norma adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara, tanpa kekayaan bangsa dan negara tidak mungkin rakyat kita hidup sejahtera. Tak ada pilihan bagi kita," tuturnya.

Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar dugaan penyelundupan HP impor ilegal. Dittipideksus Bareskrim menyita ribuan HP terlarangan usai menggeledah 5 lokasi. (dok Polri)Dari penggeledahan kelima letak tersebut, petugas mengamankan puluhan ribu HP impor ilegal. (dok Polri)

Di kesempatan nan sama, Prabowo mengaku senang lantaran pemerintahannya sukses menyelamatkan duit negara dengan total Rp 31,3 triliun. Prabowo mengatakan duit ini sukses diselamatkan di kepemimpinannya nan baru 1,5 tahun ini.

"Kita hari ini datang dalam aktivitas penyerahan hasil pengamanan keuangan, dan aset negara serta penagihan denda administratif tahun 2026 sebesar Rp 11.420.104.815.858, saudara-saudara sekalian, ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya, bahwa perihal ini terjadi acapkali di dalam pemerintahan nan saya pimpin baru 1,5 tahun ini," ujar Prabowo.

(jbr/fjp)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News