Jakarta, CNBC Indonesia- Bank Dunia menyoroti kelemahan dari penargetan subsidi bahan bakar minyak di Indonesia nan tidak tepat sasaran. Kondisi diperparah ketika terjadi lonjakan nilai minyak dunia sehingga menggerus ruang fiskal dan menjadi beban anggaran pendapatan dan shopping negara.
Selengkapnya dalam Power Lunch CNBC Indonesia (Jumat, 12/06/2026) berikut ini.
Add
source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·