
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
SILVERSTONE – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, bakal kembali melanjutkan perjuangan di arena balap Moto3 2026. Memasuki paruh kedua musim, dia siap unjuk gigi dalam seri Moto3 Inggris 2026 nan dihelat di Sirkuit Silverstone pada 7-9 Agustus 2026.
Menyongsong seri kali ini, Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, meletakkan kepercayaan besar pada sang pembalap. Menurutnya, Veda sukses menutup paruh pertama kejuaraan dengan membawa momentum positif nan sangat baik.
1. Karakter Unik Sirkuit Silverstone
Modal berbobot tersebut didapatkan setelah pembalap bernomor start 9 itu bisa tampil impresif di seri sebelumnya. Veda sukses finis di posisi kedelapan dan mendulang poin krusial pada balapan penutup paruh pertama di Sirkuit Sachsenring, Jerman.
Aoyama menjelaskan Silverstone merupakan salah satu lintasan terpanjang dalam almanak MotoGP dengan karakter nan sangat unik. Sirkuit ini mempunyai kombinasi tikungan beragam, area pengereman keras, serta cuaca nan sigap berubah sehingga keahlian penyesuaian menjadi kunci utama.
Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
Lebih lanjut, mantan pembalap asal Jepang tersebut menilai tata letak Silverstone nan lebar memberikan untung tersendiri. Layout tersebut membuka banyak pilihan racing line serta kesempatan melakukan tindakan salip-menyalip nan kompetitif, khususnya bagi kelas Moto3.
"Silverstone adalah salah satu sirkuit terpanjang di almanak MotoGP dan menghadirkan tantangan nan unik bagi setiap pembalap," kata Aoyama dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).
Honda pun berambisi Veda dapat terus menunjukkan perkembangan signifikan di seri pembuka paruh kedua ini. Terlebih lagi, Veda sudah mencatatkan sejarah membanggakan musim ini sebagai pembalap Indonesia pertama nan meraih podium Grand Prix, ialah di Brasil dan Prancis.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·