Utang Pemerintah Tembus Rp 10.293 Triliun hingga Juni 2026

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Petugas penukaran duit menunjukkan duit Rupiah di sebuah gerai penukaran mata duit di Jakarta (12/5/2026). Foto: Bay Ismoyo/AFP

Posisi utang pemerintah kembali meningkat pada paruh pertama 2026. Berdasarkan info Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total utang pemerintah tercatat mencapai Rp 10.293,69 triliun hingga 30 Juni 2026.

Angka tersebut naik sekitar Rp 373,27 triliun dibandingkan posisi utang pada akhir Maret 2026 nan sebesar Rp 9.920,42 triliun.

Secara rasio, utang pemerintah tersebut setara dengan 41,26 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Dari total utang tersebut, sebagian besar berasal dari Surat Berharga Negara (SBN), ialah Rp 8.966,79 triliun. Sementara itu, utang dalam corak pinjaman tercatat Rp 1.326,90 triliun.

Dengan demikian, instrumen SBN mendominasi sekitar 87,11 persen dari total utang pemerintah, sedangkan pinjaman menyumbang sekitar 12,89 persen.

DJPPR memastikan pengelolaan utang dilakukan secara jeli dan terukur untuk mencapai portofolio utang nan optimal sekaligus mendukung pengembangan pasar finansial domestik.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan