Usia Berapa Anak Boleh Naik Gunung? Begini Kata IDAI

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Usia Berapa Anak Boleh Naik Gunung? Begini Kata IDAI

Ilustrasi membujuk anak mendaki gunung. (Foto: dok Freepik)

JAKARTA – Kegiatan mendaki gunung berbareng si mini memang menyenangkan. Selain mengenal alam, si mini juga merasa bebas dalam menuangkan tingkah aktifnya.

Namun, sebagai orang tua, aktivitas mendaki gunung perlu perhatian unik untuk membujuk buah hati. Kegiatan outdoor ini terkenal sebagai aktivitas ekstrem dan butuh pendampingan ekstra. Berkaca pada kasus hipotermia nan dialami balita 1,5 tahun di Gunung Ungaran, orang tua kudu memastikan kesiapan dari kondisi bentuk anak saat hendak mengajaknya melakukan aktivitas outdoor.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), membujuk anak mendaki gunung tidak ada usia khusus. Namun IDAI mengimbau pada para orang tua untuk memastikan kondisi anak lantaran keahlian setiap anak berbeda. IDAI menegaskan bahwa anak usia di bawah 3-5 tahun kondisinya lebih rentan sehingga IDAI tidak menganjurkan umur tersebut.

IDAI juga mengungkapkan, anak di bawah 3 tahun berisiko tinggi terhadap hipotermia, dehidrasi hingga kesulitan pemindahan di medan ekstrem. Untuk itu,orang tua kudu memperhatikan aktivitas pengenalan alam secara berjenjang untuk si mini dengan persiapan nan matang.

Kapan saat nan Tepat Ajak Anak Mengenal Alam?

Dikutip dari Enfant en Voyage, orang tua perlu memperhatikan pedoman sesuai usia anak-anak. Panduan ini juga perlu menyesuaikan kondisi bentuk anak serta kebiasaan mereka dalam mendaki.

  • Balita usia 0-3 tahun, ajak untuk mengenal aktivitas alam alias area camping ground dengan pendampingan.
  • Anak usia 3-6 tahun, pengenalan aktivitas di alam di ketinggian 400-500 m, seperti camping ceria, curug, persawahan dengan trek nan mudah.
  • Usia 5 dan 8 tahun, ketinggian dapat ditingkatkan 100-200 m.
  • Pada usia 8 tahun, anak-anak dapat mendaki ketinggian 800-900 m jika sudah terbiasa mendaki dan menempuh jarak 8-9 km, seperti hiking di bukit.

Menurut Ketua Asosiasi Pendaki Gunung Indonesia (APGI) Rahman Mukhlis, usia 7 tahun adalah fase ideal mulai membujuk anak mendaki ke puncak gunung lantaran kesehatan dan bentuk anak sudah cukup kuat untuk aktivitas di alam.

Kemudian, secara psikologis anak mulai bisa mengendalikan diri, memahami patokan dan tanggung jawab. Lalu, spiritual, dimana ini adalah fase nan tepat menanamkan nilai-nilai spiritual melalui pengalaman nyata di alam.

Terakhir, teknis. Anak mulai bisa dilibatkan dalam teknis dan manajemen pendakian dengan pengawasan orang dewasa nan kompeten dan berpengalaman.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan buletin terbaru dan terpercaya seputar bumi perempuan. Dapatkan info terkini tentang style hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin women lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com