
Rodri segera resmi gabung Barcelona. (Foto: Instagram/mancity)
BINTANG Timnas Spanyol, Rodrigo Hernandez alias nan berkawan disapa Rodri, akhirnya menapakkan kaki di Barcelona pada Senin 17 Agustus 2026 setelah kesepakatan transfer antara Manchester City dan klub asal Catalan tersebut tercapai. Kedatangannya di terminal penerbangan pribadi Bandara El Prat disambut dengan antusiasme tinggi dari para fans dan media nan telah menantinya.
Rodri tampak senang saat tiba berbareng keluarganya. Statusnya sebagai kapten Timnas Spanyol dan predikatnya sebagai pemain terbaik di Piala Dunia lampau menjadikan kehadirannya sebagai amunisi krusial bagi skuad pengarahan pembimbing Barcelona Hansi Flick musim 2026-2027.
1. Ambisi Besar di Camp Nou
Dalam komentar perdananya setelah menginjakkan kaki di tanah Catalan, Rodri mengungkapkan emosi emosionalnya. Ketika disinggung mengenai sasaran pribadinya berbareng Barcelona, gelandang memperkuat ini tidak main-main. Ia menegaskan hasratnya untuk membawa pulang trofi bergengsi sebanyak mungkin.
"Ini adalah sebuah mimpi, saya sangat senang berada di sini dan bisa segera bermain dengan rekan-rekan baru saya. Targetnya adalah memenangkan Liga Champions dan menyapu bersih semua gelar nan ada di depan mata. Kami kudu segera bekerja keras," kata Rodri, melansir dari Diario AS, Selasa (18/8/2026).
2. Menolak Real Madrid
Sebelum memilih Barcelona, perjalanan transfer Rodri sempat diwarnai persaingan ketat, terutama dari Real Madrid. Menurut sang agen, Los Blancos sebenarnya sempat mengusulkan tawaran nan disebut tak terbantahkan, namun Rodri memilih untuk memprioritaskan proyek Barcelona.
Rodri tiba di Barcelona. (Foto: Diario AS)
Keinginan kuat untuk kembali berkarier di Spanyol menjadi argumen utama di kembali keputusannya. Selain itu, style permainan Barcelona nan sudah mapan serta kehadiran rekan-rekan setimnya di Timnas Spanyol seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Gavi, menjadi aspek penentu nan meyakinkan hatinya.
Proses transfer ini sendiri bukanlah perkara mudah bagi Barcelona. Setelah dua tawaran awal ditolak, kesepakatan akhirnya tercapai dengan mahar sebesar 60 juta euro alias sekira Rp1,23 triliun, ditambah bingkisan performa sebesar 16,5 juta euro (Rp340 miliar), nan sedikit banyak terbantu oleh kepindahan Ferran Torres ke Paris Saint-Germain (PSG).
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·