Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap perusahaan taksi hijau Green SM. Menhub menegaskan tak segan menindak jika menemukan pelanggaran.
"Kami tidak bakal segan segan melakukan penindakan andaikan ditemukan pelanggaran pelanggaran nan cukup serius," ujar Dudy saat konvensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Dudy menjelaskan, sidak itu dilakukan dengan menyisir sejumlah aspek. Sidak dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan taksi hijau Green SM memenuhi kaidah-kaidah keselamatan maupun operasional sebagai transportasi publik.
"Jadi audit investigasi nan kami lakukan meliputi seluruh aspek, baik itu aspek operasional, aspek teknis, kemudian juga sumber daya manusia, dan ini tetap berlangsung," tutur Dudy.
"Kami mau memastikan betul gimana perusahaan tersebut dalam memberikan jasa kepada publik, apakah mematuhi kaidah-kaidah keselamatan, khususnya dan juga kaidah-kaidah operasional sebagai perusahaan taksi alias korporasi untuk umum," imbuh dia.
Sebelumnya, dilansir detikFinance, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pool taksi Xanh SM (Green SM) di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4) malam. Sidak ini dilakukan usai kecelakaan maut tabrakan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.
Sidak ini bermaksud memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) melangkah sesuai dengan ketentuan lantaran berangkaian dengan keselamatan kendaraan. Sidak dilakukan di pool Green SM Bekasi lantaran merupakan letak asal operasional kendaraan nan diduga terlibat kecelakaan.
Inspeksi nan dilaksanakan berfokus pada pemeriksaan kelengkapan administrasi, kelaikan kendaraan, kesiapan operasional armada, serta elemen-elemen keselamatan lainnya.
"Dalam penyelenggaraan pikulan umum ada beberapa komponen nan kudu dilakukan sesuai dengan SMK PAU. Sidak kami lakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan tersebut dijalankan, mulai dari pre-trip inspection hingga kompetensi dan kesehatan pengemudi," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).
"Kami mau memastikan sistem manajemen keselamatan di perusahaan pikulan umum, termasuk Green SM, telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat beberapa temuan nan bakal kami dalami lebih lanjut," sambungnya. (kuf/azh)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·