Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah perkembangan datang dari Timur Tengah, akhir pekan hingga Senin (20/4/2026). Ketegangan kembali terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Negosiasi tenteram dari kedua negara "mentok". Lalu gimana updatenya? Berikut rangkuman CNBC Indonesia, Senin.
1.AS Tembak Kapal Iran
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa USS Spruance, sebuah kapal perusak rudal berpemandu, menembaki dan menyita Touska, sebuah kapal kargo berbendera Iran, di Teluk Oman. Ia mengatakan marinir AS "sedang memandang apa nan ada di dalamnya".
Insiden ini terjadi ketika AS dan Iran bersaing untuk menguasai Selat Hormuz, jalur vital bagi minyak dan gas alam cair dunia, nan praktis tertutup selama berminggu-minggu di bawah tekanan dari Republik Islam Iran. Teheran sempat membuka kembali selat tersebut pada hari Jumat sebagai pengakuan atas gencatan senjata Israel-Hezbollah di Lebanon, tetapi menutupnya kembali pada hari Sabtu sebagai tanggapan terhadap blokade AS nan sedang berjalan terhadap kapal-kapal nan berlayar ke dan dari pelabuhan Iran.
2.Negosiasi Damai Buyar?
Media pemerintah Iran melaporkan pada hari Minggu bahwa Teheran tidak berencana untuk mengambil bagian dalam negosiasi baru dengan AS. Ini terjadi beberapa jam setelah Trump mengatakan dia mengirimkan negosiator ke Islamabad.
"Saat ini tidak ada rencana untuk berperan-serta dalam putaran pembicaraan Iran-AS berikutnya," kata penyiar pemerintah IRIB, mengutip sumber-sumber Iran, mengutip AFP.
Namun Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan pada hari Minggu bahwa dia telah berbincang melalui telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, nan dia gambarkan sebagai "percakapan nan hangat dan konstruktif". Ia menegaskan kembali kesiapan pemerintahnya untuk menengahi bentrok tersebut.
3.Suriah Gagalkan Serangan Hizbullah
Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukan keamanan telah menggagalkan serangan lintas perbatasan di provinsi Quneitra selatan. Serangan dilakukan sebuah sel nan mengenai dengan golongan Hizbullah Lebanon nan didukung Iran, nan membantah tuduhan tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, para pejabat Suriah mengatakan mereka menggagalkan "rencana sabotase" dengan peralatan peluncur roket tersembunyi di dalam kendaraan sipil, nan mengenai dengan Hizbullah dan "bertujuan untuk menggoyahkan stabilitas kawasan". Daerah tersebut berbatasan dengan Dataran Tinggi Golan nan diduduki Israel.
4.Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik dan Jembatan
Trump menakut-nakuti bakal menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan jika tidak ada kesepakatan nan tercapai dengan Iran. Hal ini dia unggap saat mengumumkan negosiator AS bakal berada di Pakistan pada hari Senin untuk melanjutkan pembicaraan tentang mengakhiri perang dengan Iran.
Trump tidak mengatakan siapa nan bakal memimpin delegasi tersebut, tetapi seorang pejabat Gedung Putih mengatakan itu adalah Wakil Presiden JD Vance, nan memimpin serangkaian pembicaraan terakhir nan kandas mencapai kesepakatan. Trump mengatakan dalam sebuah unggahan media sosial bahwa dia menawarkan Iran "kesepakatan nan wajar" tetapi jika Teheran menolak, "Amerika Serikat bakal menghancurkan setiap pembangkit listrik, dan setiap jembatan, di Iran".
"TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK!" Tegasnya.
5.PM Lebanon ke Paris
Presiden Prancis Emmanuel Macron bakal berjumpa dengan PM Lebanon Nawaf Salam di Paris pada hari Selasa. Hal ini diumumkan kantornya, sehari setelah seorang penjaga perdamaian Prancis tewas di Lebanon dan di tengah gencatan senjata 10 hari nan rentan antara Israel dan golongan militan Hizbullah nan didukung Iran.
6. Israel Memberi Peringatan
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan militernya bakal menggunakan "kekuatan penuh" di Lebanon -- apalagi selama gencatan senjata nan sedang berjalan -- jika pasukan Israel menghadapi ancaman apa pun dari Hizbullah. Sementara itu, militer Lebanon mengatakan telah membuka kembali jalan dan jembatan antara kota Nabatieh dan Khardali nan rusak akibat serangan Israel di selatan.
7.Bandara Iran Dibuka Lagi
Iran bakal melanjutkan penerbangan internasional pada hari Senin dari airport Mashhad di timur laut negara itu. Hal ini diumumkan otoritas penerbangan sipilnya akhir pekan kemarin.
8.Turki Beri Pesan ke AS-Iran
Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, mengatakan pada hari Minggu bahwa dia "optimis" bahwa gencatan senjata dua minggu antara Iran dan AS nan berhujung pada hari Rabu bakal diperpanjang. Turki berpesan agar semua pihak memberikan lebih banyak waktu untuk pembicaraan antara AS-Iran.
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·