Upaya KDM Atasi Persoalan Lingkungan Jabar: Gunung Gundul hingga Sampah

Sedang Trending 44 menit yang lalu
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi beragam persoalan lingkungan di Jawa Barat, mulai dari gunung nan gundul, sungai dipenuhi sampah, hingga pengikisan di area pesisir.

Dedi mengatakan penanganan persoalan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, upaya tersebut kudu dilakukan berbareng dan menyeluruh, mulai dari penghijauan, penataan aktivitas pertambangan, hingga pengelolaan sampah.

"Masih banyak lagi nih, gunung-gunung nan gundul, sungai penuh sampah, laut-laut nan abrasi," ujar Dedi, Rabu (19/8).

Untuk mengatasi persoalan rimba dan gunung gundul, Dedi menyebut pemerintah bakal terus mendorong penghijauan. Penanaman pohon menjadi salah satu upaya nan dilakukan berbarengan dengan pembenahan tata kelola aktivitas pertambangan.

"Nah, kita kudu terus beresin secara bersama-sama penanaman, kemudian pengaturan tambang, tidak boleh ada illegal logging di Jawa Barat," katanya.

Selain penghijauan dan penataan pertambangan, Dedi juga mendorong pembenahan pengelolaan sampah. Pemerintah mulai membangun akomodasi pengolahan sampah menjadi daya listrik di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Dedi berambisi akomodasi pengolahan sampah tersebut nantinya dapat diterapkan secara merata di seluruh wilayah Jawa Barat. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menekan persoalan sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

"Semoga kelak menyeluruh merata di seluruh wilayah, sehingga di Jawa Barat kelak bebas sampah," ucapnya.

Dedi juga menilai upaya menjaga lingkungan kudu melangkah beriringan dengan peningkatan kualitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ketiga sektor tersebut dinilai krusial untuk menopang kehidupan masyarakat Jawa Barat.

"Peningkatan kualitas pertaniannya kudu ditingkatkan, peternakannya kudu ditingkatkan, perikanannya kudu ditingkatkan," katanya.

Di sisi lain, pemerintah juga bakal mendorong pencegahan pencemaran lingkungan. Dedi mengingatkan aktivitas masyarakat maupun upaya tidak boleh mencemari sungai dan udara ataupun menurunkan kualitas kehidupan masyarakat.

Menurut Dedi, pembenahan lingkungan juga kudu tetap melangkah beriringan dengan peningkatan ekonomi. Investasi tetap perlu didorong untuk membuka lapangan kerja, namun kudu memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

"Investasinya kudu terus meningkat agar lapangan kerja makin terbuka," katanya.

Dedi membujuk seluruh masyarakat ikut terlibat dalam menjaga lingkungan Jawa Barat. Ia menegaskan Jawa Barat bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat nan kudu dirawat dan dijaga bersama.

"Dirgahayu Provinsi Jawa Barat, Jawa Barat milik kita semua. Mari kita rawat dan jaga untuk kepentingan seluruh warga," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan