Ungkap Efek Horor Impor Pangan, Zulhas Ingat Kata-kata Menohok Prabowo

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai ketergantungan Indonesia terhadap pangan impor bukan sekadar persoalan memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri, namun justru dapat menekan kesejahteraan petani dan pada akhirnya memperbesar kemiskinan.

"Tahun 2024 kita impor beras 4,5 juta ton. Padahal kita jika enggak punya beras impor saja. Saudara-saudara tahu dampaknya? Dampaknya itu bakal membikin kemiskinan nan masif," kata Zulhas, sapaan akrabnya, dalam aktivitas peluncuran kitab Pangan Indonesia: Dari Piring Sehat ke Manusia Unggul di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Persoalan impor pangan kudu dilihat sampai ke tingkat produsen. Ketika kebutuhan pangan dipenuhi dari luar negeri, sementara petani domestik tidak memperoleh nilai nan menguntungkan, insentif untuk mempertahankan pekerjaan sebagai petani ikut melemah.

Kondisi tersebut dapat terjadi secara turun-temurun. Lahan nan sebelumnya dimiliki family petani akhirnya dijual lantaran upaya pertanian dianggap tidak lagi memberikan untung nan memadai.

"Turun ke anaknya, sawahnya dijual. Karena dia tidak bisa pekerjaan lain selain tanam padi, tapi rugi. Kenapa rugi? Karena nilai beras nan kita jaga inflasi, nilai enggak boleh tinggi. Aturan rumit, banyak nan moral hazard, belum tengkulak macam-macam," sambung Zulhas.

adan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) memastikan kehadiran Gula Kristal Putih (GKP) untuk penuhi kebutuhan stok gula pada HBKN Ramadan dan Idulfitri. Hal tersebut disampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi  saat meninjau pembukaan palka kapal pengadaan Gula Kristal Putih nan didatangkan Holding BUMN Pangan ID FOOD di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/4/2023). (Ist Badan Pangan)adan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) memastikan kehadiran Gula Kristal Putih (GKP) untuk penuhi kebutuhan stok gula pada HBKN Ramadan dan Idulfitri. Hal tersebut disampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi saat meninjau pembukaan palka kapal pengadaan Gula Kristal Putih nan didatangkan Holding BUMN Pangan ID FOOD di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/4/2023). (Ist Badan Pangan) Foto: adan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) memastikan kehadiran Gula Kristal Putih (GKP) untuk penuhi kebutuhan stok gula pada HBKN Ramadan dan Idulfitri. Hal tersebut disampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi saat meninjau pembukaan palka kapal pengadaan Gula Kristal Putih nan didatangkan Holding BUMN Pangan ID FOOD di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/4/2023). (Ist Badan Pangan))

Kondisi itu kemudian berujung pada rendahnya kesejahteraan petani. Zulhas menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) pada 2024 berada di sekitar 115. Ketika pendapatan petani tidak cukup menopang kehidupan keluarga, pemerintah pada akhirnya kudu memberikan support agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya.

"Dampaknya luar biasa, sehingga kita kudu memberikan support untuk 60-70 juta orang, desil 1 sampai desil 4. Beras, kasih support uang," ucap dia.

Ketergantungan Indonesia terhadap impor juga tidak hanya terjadi pada beras. Zulhas menyebut kebutuhan daging sapi tetap dipenuhi dengan impor sekitar 1 juta ekor sapi setiap tahun. Indonesia juga tetap mengimpor sekitar 4 juta ton kedelai, 6 juta ton gula putih, dan 13 juta ton gandum setiap tahun.

"Hampir semua makan kita ini impor. Tahun 2024 kita impor beras itu 4,5 juta ton. Tapi, kita sudah biasa, sudah ada beras, ya sudah. Kita jika enggak ada beras impor saja," ucap Zulhas.

Ia menilai pola tersebut tidak boleh dianggap sebagai kondisi nan normal. Ketahanan pangan, menurutnya, berangkaian langsung dengan keahlian sebuah negara menjaga kehidupan masyarakat sekaligus mempertahankan keberlangsungan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Dia pun mengingat pesan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia kudu mencapai swasembada pangan.

"Tidak ada negara nan maju tanpa swasembada pangan. Oleh lantaran itu, Pak Prabowo mengatakan swasembada itu kehormatan. Kehormatan siapa? Ya kehormatan kita sebagai bangsa, kehormatan family kita, kehormatan petani kita, nelayan kita, peternak kita nan jumlahnya 100 juta lebih," ungkap Zulhas.

(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News