Universitas Gadjah Mada (UGM) mengonfirmasi rumor nan beredar mengenai pengajar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM, Cahyaningrum Dewojati, sebagai penasihat Yayasan Daycare Little Aresha.
Foto susunan kepengurusan yayasan hingga pengasuh Daycare Little Aresha juga sempat beredar luas di media sosial. Di sana tercantum jelas nama dan gelar para pengurus dan pengasuh daycare tersebut.
Juru Bicara Universitas Gadjah Mada, Dr. I Made Andi Arsana, membenarkan bahwa nama Cahyaningrum nan beredar di media sosial itu merupakan pengajar UGM.
"Terkait dengan info nan menyebut bahwa penasihat Yayasan Daycare Little Aresha Yogyakarta merupakan salah satu pengajar di perguruan tinggi kami, dapat kami sampaikan bahwa nan berkepentingan betul merupakan pengajar aktif nan terlibat dalam pengelolaan daycare tersebut dalam kapabilitas pribadi," kata Made Andi dalam keterangannya, Senin (27/4).
UGM Tak Ada Kaitan
Made Andi menegaskan UGM tidak mempunyai relasi dengan yayasan tersebut.
"Sebagai institusi, UGM tidak mempunyai relasi apa pun dengan Yayasan Daycare Little Aresha Yogyakarta," tegasnya.
Ia menambahkan, UGM alim terhadap peraturan serta menghormati dan mendukung penuh proses norma nan sedang berjalan.
"Kami juga menjunjung tinggi prinsip objektivitas serta komitmen terhadap perlindungan anak," katanya.
"Sejalan dengan itu, kami terus memantau perkembangan kasus ini dengan saksama dan siap mengambil langkah tindak lanjut sesuai kapabilitas UGM berasas ketentuan nan berlaku," jelasnya.
UGM turut menyampaikan keprihatinan nan mendalam atas dugaan tindak kekerasan nan terjadi di lingkungan Daycare Little Aresha.
"Kami juga menyampaikan empati nan tulus kepada para penyintas, khususnya anak-anak, beserta family nan terdampak," tuturnya.
Daycare Little Aresha digerebek pada Jumat (24/4) lalu. Dari penyelidikan polisi, ada 53 anak nan menjadi korban kekerasan. Mereka berumur di bawah 2 tahun.
Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka, termasuk seorang kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh. Namun, polisi belum merilis identitas para tersangka.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·