UEFA, Concacaf, dan AFC Teken Surat Terbuka, Kecam Rencana Jual Saham Piala Dunia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

UEFA, Concacaf, dan AFC Teken Surat Terbuka, Kecam Rencana Jual Saham Piala Dunia

UEFA, Concacaf, dan AFC Teken Surat Terbuka, Kecam Rencana Jual Saham Piala Dunia (Instagram/@gianni_infantino)

JAKARTA - Tiga konfederasi sepak bola menandatangani surat terbuka perihal sebagai penolakan terhadap rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menjual saham Piala Dunia. Rencana itu diketahui kemudian urung terwujud.

1. Kecam Rencana Jual Saham Piala Dunia

Ketiga konfederasi tersebut adalah UEFA, Concacaf, dan AFC. Ketiganya mengecam keras adanya "tindakan tipu daya" dan "pelanggaran kepercayaan nan mendasar" mengenai rencana Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia nan akhirnya gagal.

Ketiga konfederasi itu menandatangani surat terbuka baru nan ditujukan kepada "keluarga sepak bola" pada Senin (10/8/2026). Meski tidak menyebut nama Infantino secara spesifik, surat itu merujuk pada seorang pemimpin nan "mengabaikan tugasnya" dengan mengingkari kepercayaan "melalui tindakan tipu daya".

Dalam arsip setebal tiga laman tersebut, mereka kembali mengkritik rencana penjualan kewenangan Piala Dunia nan digagas sang presiden dan menolak klaim FIFA nan menyebut rencana itu sebagai sebuah "kesalahan". 

Presiden FIFA Gianni Infantino Presiden FIFA Gianni Infantino

"Tidak ada pengakuan bahwa upaya menjual kewenangan atas Piala Dunia FIFA merupakan kegagalan penilaian nan fatal—bukan sekadar kekeliruan prosedural, melainkan pelanggaran kepercayaan nan mendasar terhadap institusi-institusi nan semestinya dilayani oleh FIFA," demikian bunyi surat terbuka itu, melansir Sky Sport.

UEFA (menaungi sepakbola Eropa), Concacaf (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia), dan AFC (Asia) adalah tiga konfederasi nan menolak rencana Infantino sebelum rencana itu akhirnya dibatalkan. UEFA apalagi melangkah lebih jauh dengan mengumumkan boikot terhadap kompetisi-kompetisi FIFA. Pekan lampau menegaskan, ancaman boikot itu tetap bertindak selama Infantino tetap menjabat.

Asosiasi-asosiasi tersebut juga mengkritik langkah penyelenggaraan rapat komite manajemen FIFA di Maroko pada Rabu lalu, nan berhujung dengan pernyataan support publik bagi Infantino. Pasalnya, rapat tersebut tidak melibatkan jejeran ketua senior FIFA secara lebih luas di instansi pusatnya di Swiss.

"Ini bukanlah sikap seorang penjaga kelestarian olahraga ini, melainkan sikap seseorang nan merasa bahwa olahraga ini kudu tunduk kepadanya," bunyi surat tersebut. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com