Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 23 April 2026 |10:36 WIB

Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp10.355,1 Triliun di Maret 2026 (Foto: Okezone)
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa likuiditas perekonomian alias uang beredar dalam makna luas (M2) mencapai Rp10.355,1 triliun pada Maret 2026. Pertumbuhan M2 tercatat sebesar 9,7 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 nan tumbuh 8,7 persen yoy.
“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan duit beredar sempit (M1) sebesar 14,4 persen yoy dan duit kuasi sebesar 5,2 persen yoy,” tulis Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono, Kamis (23/4/2026).
BI menjelaskan bahwa peningkatan M2 pada Maret 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan perkembangan penyaluran kredit.
Tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 39,2 persen (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 25,6 persen (yoy).
Penyaluran angsuran pada Maret 2026 tumbuh sebesar 8,9 persen (yoy), stabil dibandingkan pertumbuhan pasa Februari 2026.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·