Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan perjalanan Witkoff dan Kushner ke Pakistan. Sejatinya perjalanan Trump ke Islamabad, Pakistan untuk berjumpa dengan pihak dalam rangka negosiasi.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Trump dalam sebuah postingannya di Truth Social, dikutip Minggu (26/4/2026).
"Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan internal dan kebingungan nan luar biasa di dalam 'kepemimpinan' mereka," tulis Trump. "Tidak ada nan tahu siapa nan memimpin, termasuk mereka sendiri. Selain itu, kami memegang semua kartu, mereka tidak punya apa-apa! Jika mereka mau berbicara, nan perlu mereka lakukan hanyalah menelepon!!!" terang Trump.
Hal ini terjadi setelah berita bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meninggalkan Islamabad setelah pertemuan dengan pejabat Pakistan. Araghchi sebelumnya mengatakan bahwa tidak ada pertemuan dengan AS nan direncanakan di Islamabad.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah meninggalkan Islamabad setelah berjumpa dengan pejabat Pakistan, termasuk Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif, menurut instansi buletin negara Iran IRNA.
Hal ini tampaknya mengukuhkan bahwa Araghchi tidak bakal berjumpa dengan delegasi AS untuk pembicaraan tenteram di kota tersebut. Utusan Khusus untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, diperkirakan bakal memimpin delegasi AS di Pakistan hari ini.
Dalam sebuah postingan di X, Araghchi mengatakan bahwa dia melakukan kunjungan nan "berbuah" ke Pakistan, sembari menambahkan bahwa dia "masih kudu memandang apakah AS betul-betul serius dalam perihal diplomasi."
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·