Tren Agen AI Otonom di Indonesia: Pentingnya Tata Kelola dan Keamanan Data

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

 Pentingnya Tata Kelola dan Keamanan Data

CEO ManageEngine Rajesh Ganesan menekankan pentingnya tata kelola dan keamanan pemasok AI.

JAKARTA - Adopsi kepintaran buatan (AI) di Indonesia menunjukkan tren dan momentum nan kuat. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan berkompetisi mengangkat AI untuk meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto baru-baru ini menyebut Indonesia telah menjadi pasar AI potensial terbesar keempat di Asia, dengan investasi AI dari sektor swasta mencapai USD 91 juta sepanjang akhir 2024 hingga pertengahan 2025. Pada saat nan sama, 56% pekerja meyakini bahwa AI dapat membantu meningkatkan produktivitas kerja.

Seiring dengan teknologi nan semakin matang, AI tidak lagi dipandang sekadar sebagai perangkat untuk menjawab pertanyaan, membikin ringkasan, alias menghasilkan konten. Banyak organisasi nan mengeksplorasi sistem AI nan bisa menjalankan tugas secara mandiri, alias nan dikenal sebagai pemasok AI dan Autonomous AI.

Agen AI tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga mengambil tindakan, berkoordinasi lintas platform, dan menyelesaikan alur kerja dengan kombinasi tangan manusia nan minim.

Kehadiran pemasok AI ini mengubah langkah perusahaan beroperasi, dengan mengambil alih tugas-tugas seperti menangani permintaan jasa konsumen, membantu investigasi keamanan siber, hingga mengoptimalkan penggunaan sumber daya cloud. Bahkan, regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia untuk industri perbankan, telah mengidentifikasi agentic AI sebagai salah satu investasi teknologi strategis nan dapat membantu membentuk masa depan industri perbankan.

Tetapi, di sisi lain, keahlian AI nan terus berkembang juga membawa tantangan baru. Karena kemampuannya untuk menjalankan proses bisnis, melakukan investigasi, dan mengambil keputusan operasional, banyak nan mempertanyakan gimana sistem ini dapat beraksi secara aman, transparan, dan sesuai dengan kebijakan tata kelola nan telah ditetapkan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com