Transjakarta meminta maaf atas gangguan jasa nan sempat terjadi di Koridor 13, termasuk rute L13E, pada Rabu (12/8). Gangguan tersebut sebelumnya membikin sejumlah penumpang kudu melangkah kaki menuju Halte Petukangan D'MASIV.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, gangguan terjadi akibat hambatan teknis di area Petukangan.
“PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memohon maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya koridor 13 atas ketidaknyamanan nan terjadi,” ujar Ayu dalam keterangannya, Rabu (11/8).
Transjakarta sempat melakukan pengalihan rute sementara.
“Sebagai langkah antisipasi, operasional Koridor 13, Rute 13B, dan Rute L13E mengalami pengalihan serta diperpendek sementara waktu hingga Halte JORR,” ujarnya
Ayu memastikan gangguan tersebut sekarang telah ditangani.
“Saat ini sudah kembali normal ya,” ucapnya.
Sebelumnya, sejumlah penumpang L13E terpaksa melangkah kaki sekitar 1,5 kilometer dari Halte JORR menuju Halte Petukangan Dmasiv akibat antrean bus.
Salah satu penumpang, Nabilla Azzahra, mengatakan dirinya sempat mendapat info dari petugas bahwa bus arah Puri Beta hanya berakhir di Halte JORR lantaran ada bus mogok di Petukangan.
“Jadi pulang instansi naik TJ L13E, lantaran dari jalan atas berenti hanya di CSW & Velbak aja, di Velbak baru diinfokan oleh petugasnya jika semua TJ arah Puribeta itu hanya berakhir di Halte JORR lantaran ada bus mogok di wilayah Petukangan,” kata Nabilla kepada kumparan, Rabu (12/8).
Penumpukan bus di Halte JORR membikin penumpang memilih turun dan melanjutkan perjalanan dengan melangkah kaki. Nabilla kemudian melanjutkan perjalanan pulang menggunakan ojek online setelah tiba di Halte Petukangan D'MASIV.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·