Top! Pertamina Borong 'Segudang' Penghargaan Proper 2025 dari KLH

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) sukses memborong penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) kategori hijau, emas, dan juga Green Leadership 2025.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pertamina dalam mendorong tata kelola lingkungan dan sosial secara berkelanjutan.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, penghargaan PROPER diberikan sebagai corak apresiasi atas upaya nyata bumi upaya dalam menjalankan tata kelola lingkungan nan baik.

Hanif meyakini bahwa capaian PROPER tidak hanya menjadi kebanggaan dari sisi kepatuhan lingkungan bagi perusahaan, sekaligus juga memberikan nilai tambah bagi keahlian upaya perusahaan.

"Tujuan dari hidayah ini adalah memberikan penghargaan atas upaya para unit upaya dan ketua perusahaan dalam menerapkan norma tata kelola lingkungan nan baik. Perusahaan wajib mempunyai arsip lingkungan nan dipenuhi dan dilaporkan secara berkala, termasuk pertimbangan setiap enam bulan. Dari situ bakal dinilai tingkat ketaatan perusahaan, nan berfaedah seluruh arsip tersebut disusun dan dipenuhi dengan baik," ujarnya dikutip Senin (13/4/2026).


Untuk diketahui, Pertamina sukses meraih PROPER EMAS terbanyak hingga 14 penghargaan alias sekitar 35 persen dari total 39 PROPER Emas Nasional. Pertamina juga mendominasi raihan PROPER Hijau dengan 44 persen dari total sebanyak 243 PROPER Hijau Nasional.

Yang menarik, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri juga meraih penghargaan tertinggi ialah Green Leadership. Penghargaan ini menjadi corak pengakuan kepada pemimpin perusahaan alias CEO nan menunjukkan keahlian terbaik dalam tata kelola lingkungan dan sosial nan berkelanjutan.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan terima kasih atas penghargaan nan diterima Pertamina Group. Pertamina menghadirkan strategi 'Beyond Energy' kepemimpinan Pertamina dalam transisi daya hijau dan ekonomi sirkular demi ketahanan daya nan selaras dengan kelestarian alam.

"Langkah strategis kami hari ini adalah fondasi bagi Indonesia nan lebih gemilang. Melalui semangat kebersamaan, Pertamina berkedudukan sebagai katalisator dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 nan maju, mandiri, dan berkelanjutan," ujar Simon.

Simon menegaskan sesuai mandat Menteri Lingkungan Hidup dalam SK 129 tahun 2025, Pertamina mencatat dekarbonisasi meningkat 3 kali lipat. Di saat Pertamina sukses meningkatkan efisiensi energi, secara berbarengan bisa meningkatkan penggunaan daya baru terbarukan sebesar 2 kali lipat.

"Capaian ini menegaskan bahwa Pertamina berada di garda terdepan daya nasional. Pertamina memimpin inisiatif strategis dengan mengintegrasikan potensi lintas sektor untuk mempercepat transisi daya nasional," ungkap Simon.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News