Tolak Mangkrak, Menteri PU Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pembangunan sebanyak 93 Sekolah Rakyat (SR) Tahap II nan terus melangkah di beragam wilayah bakal diupayakan agar selesai sesuai sasaran jadwal, ialah pada 20 Juni 2026, sehingga dapat digunakan pada tahun aliran baru Juli 2026.

Di tengah beragam tantangan penyelenggaraan di lapangan, Kementerian PU menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat tidak bakal dibiarkan mangkrak lantaran program tersebut menjadi bagian dari agenda strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berbobot bagi masyarakat. Hingga 20 Mei 2026, progres bentuk pembangunan secara rata-rata telah mencapai 59 persen.

Untuk itu, Menteri PU Dody Hanggodo turun langsung ke beragam letak pembangunan untuk memastikan percepatan pekerjaan melangkah sekaligus mencari solusi terhadap beragam hambatan teknis nan dihadapi di masing-masing letak proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kudu berkeliling langsung untuk memantau. Tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan di lapangan nan kadang belum terpikirkan sebelumnya," kata Menteri Dody.

Menurut Dody, pembangunan Sekolah Rakyat mempunyai tingkat kompleksitas nan cukup tinggi lantaran dikerjakan serentak di banyak wilayah dengan karakter persoalan berbeda-beda. Karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan dengan pendekatan nan sama di setiap lokasi.

"Harus diakui memang pembangunan Sekolah Rakyat agak di luar perkiraan saya. Dengan komposisi ahli nan ada, semestinya keterlambatan seperti sekarang ini tidak boleh terjadi. Tapi nan sudah ya sudahlah, sekarang tugas kita memastikan semuanya tetap selesai tepat waktu," ujarnya.

Dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Kementerian PU pun membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan nan melibatkan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, serta seluruh pihak. Tenaga teknis tambahan dari pusat juga telah diterjunkan ke sejumlah letak untuk memperkuat pengawasan dan percepatan pekerjaan konstruksi.

"Kita suntikkan personel teknis dari Jakarta di tiap titik agar betul-betul konsentrasi menangani persoalan di lapangan dan memastikan progres berjalan," kata Dody.

Di beberapa letak nan menghadapi keterbatasan tenaga maupun hambatan teknis lainnya, Kementerian PU juga membuka opsi support lintas sektor untuk membantu percepatan pekerjaan. Dody mencontohkan pada sejumlah lokasi, support tambahan seperti tenaga dari Zeni TNI AD dapat dilibatkan untuk membantu percepatan pekerjaan bangunan dan penanganan hambatan lapangan.

Percepatan pembangunan dipastikan terus melangkah seiring pengawasan mutu konstruksi. Menteri Dody menyatakan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.

"Sekolah Rakyat ini disiapkan untuk memberikan akses pendidikan nan lebih baik bagi masyarakat. Karena itu kualitas bangunannya juga kudu betul-betul dijaga," ujarnya.

Kementerian PU juga memastikan seluruh proses pembangunan mengedepankan standar mutu bangunan mulai dari pemilihan material, metode pelaksanaan, hingga pengawasan pekerjaan di lapangan. Pada saat bersamaan, penyelesaian beragam hambatan teknis seperti mobilisasi material, akses konstruksi, dan kesiapan prasarana pendukung terus didorong agar proyek dapat selesai tepat waktu.

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5-10 hektare nan disiapkan pemerintah daerah. Setiap area dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu jenjang SD, SMP, dan SMA nan dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, pondok siswa dan guru, serta akomodasi penunjang lainnya.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional