Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, meski Contraflow Diterapkan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, meski Contraflow Diterapkan

Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, meski Contraflow Diterapkan (Dok iNews/Rudi Setiawan)

JAKARTA - Tol Jakarta-Cikampek (Japek) macet parah saat arus mudik Lebaran. Kemacetan tak terhindari meski petugas telah memberlakukan contraflow. 

Jasa Marga menyatakan kemacetan terjadi lantaran tingginya volume kendaraan. Itu terutama pemudik nan menuju wilayah timur alias Jawa. 

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan, seiring meningkatnya volume kendaraan nan melintas sehingga berakibat pada penurunan kecepatan perjalanan di sejumlah titik. 

“Kami memahami kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan pengguna jalan. Kami minta maaf atas ketidaknyamanan nan dirasakan. Peningkatan volume kendaraan nan signifikan menyebabkan perlambatan arus lampau lintas di beberapa titik, namun arus lampau lintas tetap tetap bergerak dan tidak terjadi penutupan akses jalan tol,” ujar Ria, Kamis (19/3/2026). 

Data lampau lintas JTT menunjukkan adanya peningkatan signifikan kendaraan nan menuju arah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama. Pada Shift 3 tanggal 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 51.338 kendaraan melintas menuju arah Timur Trans Jawa alias meningkat 421,20% dibandingkan lampau lintas normal sebanyak 9.850 kendaraan.

Selain tingginya volume kendaraan, kondisi ini dipengaruhi adanya beberapa gangguan kendaraan di lajur perjalanan nan terjadi di tengah intensitas lampau lintas nan tinggi. Petugas di lapangan berbareng kepolisian segera melakukan penanganan dan pemindahan kendaraan secara sigap guna meminimalkan akibat terhadap arus lampau lintas.

Sejak peningkatan volume kendaraan terjadi, JTT berbareng kepolisian telah menerapkan rekayasa lampau lintas berupa contraflow secara terukur dan situasional guna menjaga pengedaran arus kendaraan tetap berjalan. Pengaturan contraflow dilakukan secara bergerak melalui sistem buka-tutup sesuai diskresi kepolisian.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com