Timteng Makin Memanas, Kemlu Beberkan Kabar WNI

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut 74 pelajar penduduk negara Indonesia (WNI) tetap berada di Kota Mocha, Yaman, di tengah situasi Timur Tengah nan memanas. Sebelumnya, terdapat 77 pelajar WNI di wilayah tersebut, namun tiga orang telah sukses keluar.

Juru Bicara II Kemlu RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan pemerintah terus memantau kondisi WNI di Yaman dan Arab Saudi melalui perwakilan RI. 

"Kita mengharapkan agar situasi di Timur Tengah dapat diselesaikan secara damai. Kita mendorong de-eskalasi konflik," kata Nabyl dalam press briefing di Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

Menurut Nabyl, kondisi di Mocha dan sekitarnya saat ini relatif terkendali, meski sejumlah wilayah lain di Yaman tetap rawan. Sementara itu, kondisi di Arab Saudi juga tetap terkendali.

"Untuk kondisi di Yaman, terdapat sejumlah pelajar nan saat ini berada di wilayah Kota Mocha," ujar Nabyl.

KBRI Muscat, nan wilayah kerjanya mencakup Yaman, telah menyampaikan info mengenai keberadaan para pelajar tersebut kepada Kementerian Luar Negeri Yaman. Langkah tersebut dilakukan agar support dan fasilitasi dapat diberikan jika terjadi kondisi nan menakut-nakuti keselamatan WNI.

Kemlu juga terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat untuk menilai perkembangan situasi. Hingga saat ini, pemerintah belum menerapkan rencana kontingensi untuk WNI di Yaman.

"Namun, hingga saat ini kita belum memerlukan langkah kontingensi tersebut. Kita terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan asesmen," kata Nabyl.

Kemlu mengimbau WNI di Yaman dan Arab Saudi mengikuti pengarahan pemerintah setempat serta perkembangan info dari perwakilan RI. Pemerintah juga menyiapkan hotline nan dapat digunakan WNI untuk melaporkan kondisi darurat dan meminta bantuan.

Sebelumnya Kelompok Houthi melancarkan serangan besar dan sukses merebut kota pelabuhan strategis Mocha (Mokha) di pesisir Laut Merah, Yaman, pada 10 September 2026 lalu.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News