Timo Puji Mental Garuda Pertiwi, Potensial Naik Level ke Timnas Senior

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Skuad Timnas Wanita Indonesia U-16 Garuda Pertiwi berpotret berbareng saat menghadapi Timnas Wanita Yordania U-16 pada arena Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 di babak semifinal di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparanBOLANITA

Pelatih Timnas Wanita Indonesia U-16 Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, memuji mentalitas anak asuhnya saat tampil di Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026. Ia menilai sejumlah pemain mempunyai potensi untuk menembus Timnas Wanita Indonesia Senior.

Sebelumnya, Garuda Pertiwi kudu puas menjadi runner-up di arena Srikandi Merdeka Cup 2026. Mereka kalah 0-1 dari Thailand U-16 pada partai final nan berjalan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8).

Meski kandas meraih trofi, Timo tetap mengapresiasi perjuangan para pemain. Menurutnya, mentalitas Garuda Pertiwi menjadi salah satu perihal positif nan terlihat sepanjang turnamen.

“Ya, mentalitasnya luar biasa karena, pertama, tiap pertandingan bisa spartan. Enggak ada kendornya,” kata Timo dalam konvensi pers usai pertandingan final vs Thailand, Minggu (23/8).

Pelatih Timnas Wanita Indonesia U-16 Timo Scheunemann menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum laga melawan Yordania pada arena Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparanBOLANITA

Timo juga menyoroti gimana para pemain tetap tenang ketika menghadapi beragam situasi di lapangan. Salah satunya ketika Garuda Pertiwi mendapat banyak tekanan serta pelanggaran dari Thailand.

“Jadi mentalitasnya udah oke banget, lantaran memang dari kita, dari top to bottom nggak ada sok-sokan, nggak ada diva-divaan. Harus berasosiasi di luar lapangan dan di dalam lapangan,” ujar Timo.

“Mereka bisa memahami itu. Bahwa saya keras sama mereka itu bukan hanya masalah performa, tapi masalah sikap,” ujarnya.

Menurut Timo, pembentukan sikap tersebut menjadi bagian krusial dalam proses pembinaan pemain muda. Ia mau para pemain asuhannya nan nantinya naik ke level senior mempunyai kualitas nan lebih baik.

“Ke depannya, saya rasa ada banyak nan bisa tembus ke (timnas) senior asal mereka terus mengembangkan itu, performa dan sikap,” ucap Timo.

Di akhir, Timo mengingatkan bahwa proses tersebut tidak berakhir setelah Srikandi Merdeka Cup. Para pemain kudu bisa menjaga performa dan intensitas latihan dari satu pemusatan latihan ke pemusatan latihan berikutnya.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan