
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto. (Foto: Instagram/comofootballindonesia)
JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, membeberkan alasannya memberikan kesempatan kepada tiga pemain diaspora untuk berasosiasi dalam pemusatan latihan (TC) skuad Garuda Asia menjelang Piala AFF U-17 2026. Sosok nan berkawan disapa si Kurus ini menegaskan bahwa setiap pemain nan memegang paspor Indonesia mempunyai kesempatan setara untuk memihak Merah Putih, selama didukung oleh kualitas nan mumpuni.
Timnas Indonesia U-17 tengah menjalani TC persiapan Piala AFF U-17 2026. Dalam proses persiapan tersebut, Skuad Garuda Muda bakal kehadiran tiga pemain diaspora.
Kendati tidak menyebut identitas pemain, tetapi Kurniawan menyebut ketiga pemain tersebut berasal dari Inggris, Selandia Baru, dan Australia. Kurniawan menjelaskan argumen memanggil tiga pemain diaspora tersebut untuk Piala AFF U-17 2026.
Kurniawan mengungkap bahwa ketiga pemain itu mempunyai kualitas nan apik. Selain itu, menurutnya pemain diaspora mempunyai kewenangan nan sama untuk bisa mengenakan jersei logo Garuda lantaran berpaspor Indonesia.
“Karena mereka punya kewenangan nan sama untuk menjadi pemain Timnas. Mereka berpaspor Indonesia, terus dari video nan kita lihat mereka punya kualitas,” kata Kurniawan kepada wartawan termasuk Okezone, Minggu (7/3/2026).
Timnas Indonesia U-17 vs China U-17. (Foto: PSSI)
“Jadi, siapa pun itu, jika memang punya kualitas, terus kemudian bisa sesuai dengan style permainan nan kita siapkan, mereka wajib dan berkuasa untuk memperkuat Timnas,” tambahnya.
1. Proses Seleksi Berbasis Data dan Video
Kurniawan bercerita sudah memantau para pemain diaspora saat Timnas Indonesia U-17 menjalani laga uji coba melawan China pada Februari lalu. Hingga akhirnya, prosesnya mengerucut kepada tiga nama nan dinilai cocok dengan style permainan Garuda Muda.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·