Cikal Bintang
, Jurnalis-Kamis, 16 April 2026 |21:06 WIB

Ketum FFI, Michael Victor Sianipar. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)
JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, memberikan pandangan strategis mengenai wacana naturalisasi pemain untuk Timnas Futsal Indonesia. Michael menegaskan saat ini Skuad Garuda lebih memprioritaskan program regenerasi dan pemantauan talenta lokal nan melimpah daripada mengambil jalur naturalisasi.
Timnas Futsal Indonesia memang sedang berada dalam tren positif usai meraih beragam prestasi mentereng belakangan ini. Dalam dua tahun terakhir, Skuad Garuda sukses menjuarai Piala AFF Futsal (2024), meraih lencana emas SEA Games 2025, menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026, hingga menjuarai CFA International Futsal Tournament 2025 di China.
Teranyar, Timnas Futsal Indonesia juga sukses menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2026. Berbagai torehan ini dicapai di bawah komando pembimbing Hector Souto. Juru strategi asal Spanyol tersebut dikenal doyan bereksperimen dengan skuad, baik mengandalkan pemain muda maupun aktif mencari talenta baru di kejuaraan domestik.
1. Strategi Perburuan Bakat
Berbeda dengan kebijakan Timnas Sepak Bola Indonesia nan masif menaturalisasi pemain keturunan, Michael mempunyai visi berbeda untuk bagian olahraga futsal. Pria berumur 35 tahun ini menjelaskan bahwa konsentrasi utama federasi saat ini adalah melakukan penemuan talenta langsung ke daerah-daerah di seluruh pelosok negeri.
Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF Futsal 2026 (Foto: Timnas Futsal Indonesia)
"Ya, jadi jika di futsal kita punya konteks nan agak berbeda. Di futsal kita punya talent pool nan luas, apalagi sekarang kita sedang melakukan talent detection untuk Timnas U-17," kata Michael kepada awak media, termasuk Okezone di GBK Arena, Kamis (16/4/2026).
"Jadi tim kepelatihan kita, dari Coach Hector dan jajaran, sedang berkeliling seluruh Indonesia. Targetnya 38 provinsi kita datang satu per satu. Jadi ini langkah kita juga memastikan ada regenerasi, dan regenerasi itu dimulai dari usia muda, baik itu di U-17 termasuk timnas (di Piala AFF) nan kemarin bertanding," tambahnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·