
Tidak Bisa Didorong, Ini Cara Evakuasi Mobil Listrik Mogok di Jalan (Aldhi Chandra)
JAKARTA - Tidak bisa didorong, ini langkah pemindahan mobil listrik mogok di jalan. Artikel ini bakal mengulas soal langkah pemindahan mobil listrik nan mogok di jalan.
Diketahui, kecelakaan maut antara kereta api dan KRL terjadi di Bekasi pada Senin (27/4/2026). Kecelakaan ini awalnya dipicu taksi listrik nan mendadak berakhir saat melintasi rel di pelintasan sebidang.
Taksi listrik nan diketahui mobil VinFast VF e34 itu pun tertemper KRL nan melintas. Akibatnya, KRL kudu dievakuasi.
Dampak kejadian itu, KRL nan mengarah ke Cikarang terpaksa diberhentikan di Stasiun Bekasi Timur. Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berakhir sepenuhnya. KA Argo Bromo Anggrek itu pun menabrak KA PLB 5568 nan sedang berhenti.
Taksi listrik Green SM itu menjadi sorotan lantaran memicu tabrakan kereta tersebut. Pasalnya, taksi Green SM itu mendadak berakhir di rel kereta saat melewati pelintasan sebidang.
Berkaca dari kejadian ini, lampau gimana langkah pemindahan mobil listrik mogok di jalan? Hal nan perlu diingat, mobil listrik berbeda dengan mobil bensin. Ketika mogok, mobil listrik tak bisa didorong. Pasalnya, mobil listrik punya sistem penggerak berkekuatan baterai nan sensitif.
Cara paling kondusif untuk mengevakuasi mobil listrik mogok di jalan adalah dengan meletakkannya di atas truk derek flatbed (bak terbuka). Melansir laman Hyundai, Rabu (29/4/2026), metode ini memastikan keempat roda tidak menyentuh tanah, sehingga mencegah timbulnya aliran listrik nan tidak diinginkan dan mencegah kerusakan pada motor dan elektronik.
Hindari rodanya berputar (seperti nan terjadi ketika diderek di belakang kendaraan), karena sistem pengereman regeneratifnya tetap dapat mengisi ulang baterai dan dapat membahayakan.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·